Bank Syariah Indonesia, Menuju Top 10 Dunia

Kamis, 17 Desember 2020 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Sementara di segmen korporasi dan wholesale, Bank Syariah Indonesia akan memiliki kemampuan untuk masuk ke sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah. (Baca juga: Juventus Mungkin sedang Menghukum Paolo Dybala)

Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menilai merger tiga bank syariah BUMN, yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah sebagai langkah yang tepat untuk meningkatkan ekonomi syariah di Indonesia. Akselerasi perkembangan perbankan syariah akan terdorong lebih cepat dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Terlebih lagi, potensi itu didukung pangsa pasar sangat besar dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. “Ini sangat baik dan bagus dari Pemerintah Indonesia untuk menyediakan bank syariah yang kuat. Apalagi, potensi iklim ekonomi syariah sudah semakin tumbuh dan ada keinginan masyarakat menabung di bank syariah,” tutur Andre, kemarin.

Di sisi lain, dia mengingatkan merger itu nantinya akan menghadapi tantangan. Misalnya, reorganisasi secara besar-besaran di lingkungan ketiga bank tersebut. Namun, dirinya mengingatkan kepada pemerintah agar menjamin tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. “Catatan yang paling penting, tentu tidak boleh ada PHK atau pengurangan karyawan. Itu catatan penting bagi kami,” tandasnya. (Baca juga: Indonesia Bisa Menjadi Kekuatan Kakao Baru di Dunia)

Pengamat ekonomi syariah Azis Budi Setiawan mengatakan, merger ini sebenarnya aspirasi yang sudah berkembang lama. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas bank syariah di Indonesia. Tentu saja, langsung mengerek skala aset dan ekonomi. Dalam jangka panjang akan membuat bank syariah lebih kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Skala besar akan bermanfaat untuk memperluas jaringan, teknologi, dan menarik sumber daya manusia (SDM) terbaik. Investasi teknologi dan peningkatan layanan digital banking yang sudah menjadi konsen dari semua bank. Itu membutuhkan investasi yang besar. Itu sangat sulit jika bank syariah tidak besar,” ujarnya, saat dihubungi KORAN SINDO, Rabu (16/12/2020).

Azis menerangkan selama ini hanya bank-bank besar yang mempunyai jaringan dan layanan hingga ke daerah pelosok. Sementara itu, bank-bank kecil hanya berkutat di kota-kota besar. Pasar di tingkat kecamatan ini potensial untuk digarap oleh bank syariah. Namun, Bank Syariah Indonesia ini harus memiliki rencana bisnis yang baik. (Lihat videonya: Menikmati Taman Bunga Celosia di Banyumas)

“Satu lagi tantangannya, visi pemerintah yang menginginkan keuangan syariah Indonesia menjadi hub internasional. Hal ini belum ada terobosan yang signifikan untuk meningkatkan market share. Merger ini sifatnya hanya menggabungkan, tapi belum menambah market share,” tuturnya. (Rina ANggraeni/Aditya Pratama/Faorick Pakpahan/F.W Bahtiar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved