Peserta Kartu Prakerja : Skill Meningkat, Ekonomi Terangkat

Kamis, 17 Desember 2020 - 19:19 WIB
loading...
Peserta Kartu Prakerja...
Hal itu terungkap saat sebelas penerima Kartu Prakerja bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (17/12). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Program Kartu Prakerja yang telah berjalan selama sembilan bulan, mulai membuahkan hasil. Dari sekitar 5,6 juta penerima Kartu Prakerja , beberapa di antaranya sudah mendapatkan pekerjaan, dan yang lainnya berhasil menjalankan bisnis secara mandiri. Hal itu terungkap saat sebelas penerima Kartu Prakerja bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (17/12).

Seperti penuturan I Putu Agus Sanjaya Diputra. Pria 31 tahun asal Bali ini mengisahkan, kebangkitan kehidupan ekonomi keluarganya setelah sempat terpukul akibat pandemi. Awalnya, Putu Agus yang bekerja sebagai pegawai di sebuah kantor agen pariwisata, harus dirumahkan sejak Maret dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Juli 2020.

“Menjadi penerima Program Kartu Prakerja Gelombang II, saya mendapat banyak manfaat dan ilmu, seperti untung rugi membangun bisnis, dasar-dasar berbisnis, dan masih banyak lagi,” kata Bli Agus, sapaan akrab ayah satu anak ini.

(Baca Juga: Airlangga: Kisah Sukes Penerima Kartu Prakerja, Inspirasi di Tengah Pandemi )

Begitu juga Putri Dewi yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas Master Control Room (MRC) di suatu stasiun televisi di Ternate. Ia menjadi penerima Kartu Prakerja di gelombang III dan mengambil kelas ‘Menjadi jurnalis professional’ serta ‘Mahir editing video’. “Pelatihan-pelatihan yang saya ambil sangat membantu saya meningkatkan keterampilan karena saya seringkali juga diminta menjadi cameraperson atau program director dalam liputan di lapangan,” papar Putri.

Lain lagi dengan Feisal Pratama Mandala. Pria asal Bandung yang merupakan sarjana psikologi dan bekerja sebagai tenaga penguji pada sebuah biro konsultasi harus terhenti karena pandemi. Faisal pun mendaftar pada program Kartu Prakerja dan diterima di gelombang I.

Ia mengambil pelatihan ‘Keterampilan coaching’ yang sesuai dengan bidang pekerjaannya serta ‘Panduan pola hidup sehat untuk praktisi kebugaran’ yang menurutnya sangat dibutuhkan orang dalam meningkatkan daya tahan tubuh maupun kesehatan jiwa.

Mendengar cerita sukses para penerima Kartu Prakerja tersebut, Moeldoko pun mengapresiasi tingkat keberhasilan program yang baru berjalan sembian bulan ini. Terlebih, Moeldoko menyadari, program Kartu Prakerja bukan hal yang mudah dilaksanakan, terutama dalam waktu yang singkat dan di tengah pandemi Covid-19. “Namun karena hasilnya membanggakan, saya harap program ini bisa berlanjut dan terus menghasilkan tingkat kepuasan yang lebih dari para penerimanya,” ungkap Moeldoko.

Moeldoko juga berharap, cerita dari para alumni program Kartu Prakerja dapat menginspirasi anak-anak muda lain untuk tetap semangat berkarya di tengah pandemi Covid-19. Dia juga bilang, program Kartu Prakerja adalah peluang yang diberikan Pemerintah yang bisa mengubah kehidupan masyarakat untuk keluar dari jurang kemiskinan. “Jadi, manfaatkan peluang ini. Jangan hanya mengeluh, sepanjang punya semangat, maka semangat itu bagian dari perjuangan,” terang Moeldoko.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari memaparkan, Kartu Prakerja menjadi program yang inklusif karena berhasil merangkul berbagai kalangan. Denni merinci, penerima Kartu Prakerja terdiri dari perempuan (44%), berusia di atas 55 tahun (4%), berpendidikan SD-SMP (19%), pengangguran (89%), pekerja informal (79% dari yang bekerja), belum pernah mengambil pelatihan/kursus (84%).

(Baca Juga: Menko Airlangga Terima 11 Perwakilan Penerima Kartu Prakerja dari Seluruh Indonesia )

Lalu daerah terdepan-terluar-tertinggal (Nias, Mentawai, Sabu Rijua, Aru, Tojo Una-una, Taliabu, Tambrau, Lanny Jaya dll), mantan Pekerja Migran Indonesia (1,8%), belum terlayani oleh jasa keuangan formal (17%), serta penyandang disabilitas (5,1%). Sepanjang periode April – November 2020, tercatat lebih dari 43 juta orang pendaftar Kartu Prakerja yang berasal dari 514 Kabupaten/Kota dari 34 provinsi.

“Data-data ini menunjukkan bahwa program Kartu Prakerja menjangkau semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini belum memperoleh akses untuk mendapatkan pelatihan atau meningkatkan keterampilan. Lebih dari 1.600 pelatihan yang disediakan oleh 150 lembaga pelatihan di 7 platform digital dapat dengan mudah diakses oleh peserta dari Aceh hingga Papua. Materi yang diterima pun sama, tidak ada perbedaan,” kata Denni.

Adapun sebelas perwakilan penerima Kartu Prakerja yang datang ke Jakarta adalah Putri Puspita Lokanazea (Aceh), Ubaidillah (Banten), Eka Prayoga (Jawa Tengah), Feisal Pratama Mandala (Jawa Barat), Raden Fauziyah Maharani (DKI Jakarta), I Putu Agus Sanjaya Diputra (Bali), Stevenly Rio Loginsi (Sulawesi Utara), Edy Sukardi (Kalimantan Utara), Putri Dewi (Maluku Utara).

Marni Yusinta Modok (Nusa Tenggara Timur), dan Verly Naomi Pelmelai (Papua). Bersama mereka juga hadir Power Star Rapp, duo rapper dari NTT, Ambrosius Putranto Mau dan Emanuel Agung Bangsa yang mengubah lagu tema Kartu Prakerja dengan judul ‘Ayo Melangkah’.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjualan Motor Listrik...
Penjualan Motor Listrik Ditarget Capai 8 Juta Unit di 2025, Mobil 2 Juta Unit
Soal Dana Tabungan Tapera...
Soal Dana Tabungan Tapera Rp567,5 Miliar Belum Dikembalikan, Moeldoko: Bakal Dibereskan
Moeldoko Klaim Tapera...
Moeldoko Klaim Tapera Bukan Potong Gaji Karyawan, Tapi Tabungan Pekerja
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Usul Prabowo Lanjutkan Program Kartu Prakerja
Kebutuhan Green Job...
Kebutuhan Green Job Diproyeksikan Capai 4,4 Juta di 2030
Coming Soon, Program...
Coming Soon, Program Kartu Prakerja Segera Dibuka Lagi Pertengahan 2024
Terpilih Jadi Ketum...
Terpilih Jadi Ketum DPN HKTI secara Aklamasi, Sudaryono: Dualisme Kita Sudahi Per Hari Ini
Kubu Tom Lembong Minta...
Kubu Tom Lembong Minta Dihadirkan Moeldoko dan Gita Wirjawan di Ruang Sidang
Moeldoko: Tanpa TKDN,...
Moeldoko: Tanpa TKDN, Indonesia Hanya Jadi Pusat Impor Kendaraan Listrik
Rekomendasi
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Berita Terkini
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved