Bakal Kelola Puluhan Triliun, Luhut Sebut Kriteria Calon Punggawa Lembaga Investasi

Jum'at, 18 Desember 2020 - 15:23 WIB
loading...
Bakal Kelola Puluhan...
Foto/Yulianto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait format pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia.

Informasi itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan . Menurutnya masih dibutuhkan sejumlah sumber daya manusia yang kompeten guna mengisi dan melengkapi formasinya.

"Jadi sebenarnya organisasi (SWF) sudah jadi dan tinggal cari awaknya. Maka itu harus cari yang independen, orang market," ujar dia dalam telekonfrensi, Jumat (18/12/2020). ( Baca juga:Menko Luhut Pastikan Investasi China Berlanjut di Danau Toba )

Luhut juga memprediksi di awal 2021 atau sekitar bulan Februari mendatang Lembaga Pengelola Investasi (LPI) itu akan rampung terbentuk dan siap beroperasi. "Kita berharap semua ini menjadi organisasi yang kompeten. Dan diperkirakan terbentuk sekitar bulan Januari pertengahan," ungkap dia.

Seperti diketahui saat ini terdapat sejumlah negara yang sudah berminat dan berkomitmen untuk berinvestasi di Tanah Air melalui SWF, seperti misalnya Amerika Serikat, Jepang dan Kanada. ( Baca juga:Miris, Gaji Tak Kunjung Dibayar Ibu Hamil Ini Nekat Lompat dari Lantai 3 )

Kanada berkomitmen untuk menginvestasikan USD2 miliar atau sekitar Rp28,2 triliun (kurs Rp 14.100) ke SWF Indonesia. "Jadi Sovereign Wealth Fund kita kemarin nambah lagi dapat USD2 miliar dari Kanada. Dan mereka kasih komitmen," jelas Luhut.

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Jepang berkomitmen investasi lewat lembaga SWF. Lewat lembaga International Development Finance Corporation (IDFC), AS berminat menyuntikkan modal USD2 miliar atau sekitar Rp28,2 triliun. Sedangkan, Jepang melalui Japan Bank of International Cooperation (JBIC) berminat untuk memberikan investasi sebesar USD4 miliar atau sekitar Rp56,4 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved