Total Pencairan Dana Fintech Syariah Tembus Rp1,5 Triliun

Jum'at, 18 Desember 2020 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Saat ini, sambung dia, fintech khususnya fintech pendanaan atau P2P Lending memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya, (pertama) fintech mendorong pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan dengan total pencairan mencapai Rp116 triliun.

"Bahkan sekitar kurang lebih Rp1,5 triliun di hasilkan dari sisi syariah," ucap dia. Kedua, fintech menawarkan kecepatan dan inovasi tanpa batas. Sehingga meningkatkan adaptasi produk dan layanan karena respons yang cepat, jangkauan yang luas, dan integrasi yang mulus.

Ketiga, teknologi yang dimiliki fintech mendukung transparansi dan kemampuan audit transaksi dan keamanan secara real time. Keempat, fintech menjadi katalisator untuk pertumbuhan pendukung ekosistem dengan bekerja sama berbagi mitra data point dan mitra corporate lender.

Kelima, fintech menawarkan bisnis bekerja cepat dan efisien dengan model bisnis yang dipersingkat, real-time karena terhubung secara personal ke app atau platform didukung biometric, eKyc, digital signature, dan credit scoring. ( Baca juga:iPhone 12 Resmi Dirilis di Indonesia, Cek Daftar Harga Lengkapnya )

"Kami akan terus bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menciptakan iklim kondusif di industri fintech pendanaan syariah, sehingga dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jasa, baik sebagai borrower maupun sebagai lender, khususnya dalam memperkuat akses permodalan bagi UMKM dan pelaku industri halal," jelas Lutfi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Di WEF 2026, Dirut BRI...
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Rekomendasi
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Meksiko Libas Ekuador...
Meksiko Libas Ekuador 2-0, El Tricolor Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Berita Terkini
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved