Keluar dari Suspensi, Akbar Indo Makmur Optimis Kinerja Melesat di 2021
Rabu, 23 Desember 2020 - 23:41 WIB
loading...
PT Akbar Indo Makmur Tbk Optimistis Kinerja di 2021 Melesat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS), perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan batu bara , jasa dan investasi, optimis dengan proyeksi kinerja mulai 2021 mendatang akan kembali melesat. Optimisme ini didukung oleh keberhasilan manajemen dalam memulihkan suspensi perdagangan saham, pelepasan sebagian saham kepada masyarakat atau refloating.
Sebelumnya sejak 30 Oktober 2018 lalu, saham AIMS di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak dapat diperdagangkan karena dalam status suspensi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh manajemen AIMS agar dapat kembali aktif diperdagangkan dan memenuhi ketentuan refloating saham sesuai Ketentuan V.1 Peraturan BEI No. I-A.
“Berbagai langkah telah kami lalui untuk membawa Akbar Indo Makmur Stimec menuju kemandirian dan pertumbuhan bisnis,” kata Ramono Sukadis, Direktur Utama AIMS dalam paparan publiknya di Jakarta, Rabu (23/12/2020).
Baca Juga : Industri Batu Bara RI Bisa Jadi Pemain Global, Begini Caranya
Adapun fokus AIMS pada 2021 mendatang adalah menggenjot lagi seluruh lini bisnis yang ada. Dengan demikian, laporan keuangan perusahaan yang beroperasi sejak 1997 ini, dapat kembali membukukan keuntungan.
Sebelumnya sejak 30 Oktober 2018 lalu, saham AIMS di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak dapat diperdagangkan karena dalam status suspensi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh manajemen AIMS agar dapat kembali aktif diperdagangkan dan memenuhi ketentuan refloating saham sesuai Ketentuan V.1 Peraturan BEI No. I-A.
“Berbagai langkah telah kami lalui untuk membawa Akbar Indo Makmur Stimec menuju kemandirian dan pertumbuhan bisnis,” kata Ramono Sukadis, Direktur Utama AIMS dalam paparan publiknya di Jakarta, Rabu (23/12/2020).
Baca Juga : Industri Batu Bara RI Bisa Jadi Pemain Global, Begini Caranya
Adapun fokus AIMS pada 2021 mendatang adalah menggenjot lagi seluruh lini bisnis yang ada. Dengan demikian, laporan keuangan perusahaan yang beroperasi sejak 1997 ini, dapat kembali membukukan keuntungan.
Lihat Juga :