Catatan Wapres Ma'ruf Amin Soal Pendidikan Ekonomi dan Keuangan Syariah
Selasa, 29 Desember 2020 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
"Walaupun sudah tersedia beberapa Standar kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah, namun belum dapat mengejar perkembangan kompetensi keahlian profesi yang dibutuhkan," bebernya.
(Baca Juga: Sri Mulyani: Perkembangan Keuangan Syariah Cukup Mengesankan )
Untuk itu, Wapres Ma'ruf berharap besar kepada IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) melalui forum Sharia Business and Academy Synergy (SBAS) dapat merumuskan berbagai saran dan masukan kepada pemerintah untuk menyempurnakan kualitas pendidikan dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Baik melalui jalur pendidikan tinggi maupun melalui jalur keahlian profesi.
"Karena forum SBAS ini merupakan forum komunikasi antara pelaku ekonomi dan keuangan syariah dengan dunia akademis, satu hal yang menurut saya penting untuk dibicarakan adalah bagaimana kita menyelaraskan dan mengembangkan kurikulum program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi," tandasnya.
(Baca Juga: Sri Mulyani: Perkembangan Keuangan Syariah Cukup Mengesankan )
Untuk itu, Wapres Ma'ruf berharap besar kepada IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) melalui forum Sharia Business and Academy Synergy (SBAS) dapat merumuskan berbagai saran dan masukan kepada pemerintah untuk menyempurnakan kualitas pendidikan dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Baik melalui jalur pendidikan tinggi maupun melalui jalur keahlian profesi.
"Karena forum SBAS ini merupakan forum komunikasi antara pelaku ekonomi dan keuangan syariah dengan dunia akademis, satu hal yang menurut saya penting untuk dibicarakan adalah bagaimana kita menyelaraskan dan mengembangkan kurikulum program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :