Terapkan Metode Co-firing Biomassa, PLTU Suralaya Dukung Pembangkit Energi Bersih
Kamis, 31 Desember 2020 - 02:33 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak negara-negara maju memindahkan dana pendanaan PLTU. Pemanfaatan batu bara ditutup. China yang relatif besar-besaran menggunakan batu bara mulai berubah," ungkapnya.
(Baca Juga: Butuh 8 Juta Ton Limbah Sampah Serbuk Gergaji Kayu untuk Maksimalkan PLTU )
Salah satu antisipasi yang dilakukan Kementerian ESDM, sambung Arifin, memasukkan EBT sebagai bagian dari bauran energi nasional dalam porsi besar. Perkembangan teknologi baru yang ada sekarang ini menunjukkan EBT terutama energi surya semakin kompetitif.
Kendati begitu, Arifin mengungkapkan penggunaan batu bara tidak serta merta hilang dari bauran energi nasional. "Batu bara adalah simpanan kita di saat energi fosil lain habis. Ke depannya batu bara tetap dipakai, hanya di mulut tambang. Jadi memang dalam proses perencanaan energi perlu melihat aspek yang lain," tandasnya.
(Baca Juga: Butuh 8 Juta Ton Limbah Sampah Serbuk Gergaji Kayu untuk Maksimalkan PLTU )
Salah satu antisipasi yang dilakukan Kementerian ESDM, sambung Arifin, memasukkan EBT sebagai bagian dari bauran energi nasional dalam porsi besar. Perkembangan teknologi baru yang ada sekarang ini menunjukkan EBT terutama energi surya semakin kompetitif.
Kendati begitu, Arifin mengungkapkan penggunaan batu bara tidak serta merta hilang dari bauran energi nasional. "Batu bara adalah simpanan kita di saat energi fosil lain habis. Ke depannya batu bara tetap dipakai, hanya di mulut tambang. Jadi memang dalam proses perencanaan energi perlu melihat aspek yang lain," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :