Gandeng Halodoc, AXA Perkuat Pembatasan Sosial Lewat Layanan Telemedis

Jum'at, 17 April 2020 - 05:58 WIB
loading...
Gandeng Halodoc, AXA...
AXA Mandiri dan AXA melakukan berbagai langkah proaktif untuk menerapkan pembatasan sosial dan turut mencegah penyebaran virus corona. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - AXA Mandiri dan AXA melakukan berbagai langkah proaktif untuk menerapkan pembatasan sosial dan turut mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satu inisiatif yang dilakukan dalam menjalankan kebijakan untuk menjaga jarak adalah dengan memasilitasi nasabah dan karyawan agar dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan para dokter umum, tanpa harus keluar rumah. Saat ini, lebih dari 99% karyawan AXA Mandiri dan AXA sudah bekerja dari rumah.

Country CEO AXA Indonesia Julien Steimer mengatakan, sejak terjadinya pandemi Covid-19 pihaknya telah mengoptimalkan berbagai aspek perusahaan untuk menjaga kesehatan dan keamanan karyawan, serta memastikan keberlangsungan perusahaan agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

"Selain itu, bersama Bank Mandiri sebagai mitra strategis, kami juga berupaya untuk memberikan dukungan signifikan bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan," ujar Julien yang juga menjabat sebagai Presiden Komisaris Mandiri AXA General Insurance dan Komisaris AXA Mandiri Financial Service di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Dia mengatakan bahwa situasi ini merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk tidak sebatas membayarkan uang pertanggungan saja, namun hadir sebagai mitra perlindungan bagi nasabah dan berkontribusi kepada masyarakat.

Sejalan dengan strategi perusahaan untuk hadir sebagai mitra bagi nasabah, AXA Mandiri dan AXA berkolaborasi dengan Halodoc, perusahaan penyedia aplikasi kesehatan ternama di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Axa Mandiri Bayarkan...
Axa Mandiri Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp6,6 Triliun hingga Akhir Kuartal III-2024
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Covid BNI Turun Jadi Rp25,8 T per Maret 2024
Meningkatnya Kualitas...
Meningkatnya Kualitas Layanan Manajer Investasi, Architas Gabung ke AXA IM
Bauran EBT Masih Jauh...
Bauran EBT Masih Jauh dari Target, Menteri ESDM Salahkan Covid
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved