OPEC Cemas, Mutan Baru Corona Bikin Suram Permintaan Minyak Global
Senin, 04 Januari 2021 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Dia menandaskan ekonomi global mulai pulih pada paruh kedua 2021 tetapi sektor-sektor seperti perjalanan, pariwisata, rekreasi, dan perhotelan membutuhkan waktu bertahun-tahun seperti sebelum adanya wabah corona. Meski begitu, OPEC Uni Emirat Arab dan non-OPEC Rusia tetap bersikukuh memilih peningkatan produksi lebih cepat.
Sementara itu, Pakar Energi dari Energy Aspect meyarankan akan lebih bijaksana apabila OPEC+ mempertahankan produksi dalam kondisi stabil. Di samping, ada preferensi di antara beberapa produsen terbesar untuk menahan produksi mengingat fundamental masih lemah.
Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Umat Islam Salat di Atap Masjid Nabawi
Sebagaimana diketahui, pada Desember 2020, OPEC + memutuskan untuk meningkatkan produksi sebesar 0,5 juta barel per hari mulai Januari sebagai bagian dari kenaikan bertahap 2 juta barel per hari tahun ini, tetapi sejumlah anggota mempertanyakan perlunya peningkatan lebih lanjut karena penyebaran infeksi virus corona.
Tahun lalu, OPEC + terpaksa memangkas produksi dengan 2020 karena tindakan penguncian global yang menekan permintaan bahan bakar. OPEC + perdana memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari, kemudian diturunkan menjadi 7,7 juta dan akhirnya menjadi 7,2 juta dari Januari tahun lalu.
Sementara itu, Pakar Energi dari Energy Aspect meyarankan akan lebih bijaksana apabila OPEC+ mempertahankan produksi dalam kondisi stabil. Di samping, ada preferensi di antara beberapa produsen terbesar untuk menahan produksi mengingat fundamental masih lemah.
Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Umat Islam Salat di Atap Masjid Nabawi
Sebagaimana diketahui, pada Desember 2020, OPEC + memutuskan untuk meningkatkan produksi sebesar 0,5 juta barel per hari mulai Januari sebagai bagian dari kenaikan bertahap 2 juta barel per hari tahun ini, tetapi sejumlah anggota mempertanyakan perlunya peningkatan lebih lanjut karena penyebaran infeksi virus corona.
Tahun lalu, OPEC + terpaksa memangkas produksi dengan 2020 karena tindakan penguncian global yang menekan permintaan bahan bakar. OPEC + perdana memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari, kemudian diturunkan menjadi 7,7 juta dan akhirnya menjadi 7,2 juta dari Januari tahun lalu.
Lihat Juga :