Ini Penyebab Jumlah Bank Kecil Terus Berkurang
Rabu, 06 Januari 2021 - 14:27 WIB
loading...
Ilustrasi/Foto:SINDOnews/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Perbankan Indonesia perlu dikurangi agar bisa beradaptasi dan meraih inovasi. Hal ini menyebabkan jumlah perbankan di Indonesia terus berkurang.
Pengamat Perbankan Doddy Ariefianto mengatakan saat ini perbankan kecil jumlahnya terus berkurang. Hal dikarenakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang berlaku sejak diundangkan pada 17 Maret 2020.
Adapun, aturan itu mendorong industri perbankan menjalankan upaya konsolidasi. Hal ini guna menciptakan struktur perbankan yang kuat, memperbesar skala usaha serta peningkatan daya saing melalui kemampuan inovasi, serta dapat berkontribusi signifikan dalam perekonomian nasional.
Baca Juga : Ekonomi Mulai Pulih, Likuiditas Perbankan Tertinggi Sepanjang Sejarah
“Ada beberapa yang enggak bisa. Rencana konsildasi mengurangi bank setiap individu mengurangi jumlah bank besar. Ini dilakukan karena aturan baru OJK,” kata Doddy dalam acara Market Review IDX, Rabu (6/1/2021).
Pengamat Perbankan Doddy Ariefianto mengatakan saat ini perbankan kecil jumlahnya terus berkurang. Hal dikarenakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang berlaku sejak diundangkan pada 17 Maret 2020.
Adapun, aturan itu mendorong industri perbankan menjalankan upaya konsolidasi. Hal ini guna menciptakan struktur perbankan yang kuat, memperbesar skala usaha serta peningkatan daya saing melalui kemampuan inovasi, serta dapat berkontribusi signifikan dalam perekonomian nasional.
Baca Juga : Ekonomi Mulai Pulih, Likuiditas Perbankan Tertinggi Sepanjang Sejarah
“Ada beberapa yang enggak bisa. Rencana konsildasi mengurangi bank setiap individu mengurangi jumlah bank besar. Ini dilakukan karena aturan baru OJK,” kata Doddy dalam acara Market Review IDX, Rabu (6/1/2021).
Lihat Juga :