Sri Mulyani Serba Salah, Pembatasan Aktivitas Bakal Tekan Ekonomi
Rabu, 06 Januari 2021 - 18:01 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani mengakui bahwa pembatasan aktivitas untuk menekan kasus Covid-19 akan berdampak terhadap ekonomi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mendukung pembatasan aktivitas masyarakat untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19. Namun, Sri Mulyani juga mengakui bahwa pembatasan ini akan berdampak pada ekonomi Indonesia.
Sebagai informasi, pemerintah kembali melakukan pembatasan aktivitas masyarakat mulai 11-25 Januari 2021. Daerah yang melakukan pembatasan harus memenuhi beberapa kriteria.
(Baca Juga: Dampak Pembatasan Kegiatan Bisa Teratasi dengan Program Vaksinasi)
"Jadi kita sudah tahu Covid ini memang harus dikelola secara luar biasa, gas dan rem sangat penting. Kalau melihat eskalasi kasus, yang harus kita semua kembali terapkan adalah disiplin untuk menurunkan kasus Covid-19, tapi akan ada dampak terhadap perekonomian," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (6/1/2021).
(Baca Juga : Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global 2021 Masih Seret, Hanya Tumbuh 4% )
Sebagai informasi, pemerintah kembali melakukan pembatasan aktivitas masyarakat mulai 11-25 Januari 2021. Daerah yang melakukan pembatasan harus memenuhi beberapa kriteria.
(Baca Juga: Dampak Pembatasan Kegiatan Bisa Teratasi dengan Program Vaksinasi)
"Jadi kita sudah tahu Covid ini memang harus dikelola secara luar biasa, gas dan rem sangat penting. Kalau melihat eskalasi kasus, yang harus kita semua kembali terapkan adalah disiplin untuk menurunkan kasus Covid-19, tapi akan ada dampak terhadap perekonomian," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (6/1/2021).
(Baca Juga : Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global 2021 Masih Seret, Hanya Tumbuh 4% )
Lihat Juga :