Tekornya Penerimaan Pajak Tak Cuma Dialami Indonesia Belaka

Kamis, 07 Januari 2021 - 04:00 WIB
loading...
Tekornya Penerimaan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat bahwa penerimaan pajak dari semua sektor usaha utama pada 2020 mengalami penurunan atau kontraksi. Realisasi penerimaan pajak pada 2020 senilai Rp1.070,0 triliun atau sekitar 89,3% dari target Rp1.198,8 triliun. Jumlah itu terkontraksi sebesar 19,7% atau terjadi shortfall Rp128,8 triliun.

Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji mengatakan, terjadinya shortfall di tahun 2020 ini tidak bisa dilepaskan dari tekanan ekonomi akibat pandemi Covid. Pertama, aktivitas ekonomi yang melemah berdampak bagi penerimaan pajak.( Baca juga:Target Pajak Sebesar Rp1.229,6 Triliun Sangat Berat Diraih )

"Dapat kita lihat pada konsumsi yang menurun sehingga menyebabkan PPN dalam negeri dan PPN impor terkontraksi. Atau semisal terganggunya global supply chain dan turunnya permintaan yang berdampak bagi lesunya setoran pajak dari sektor manufaktur dan perdagangan yang selama ini besar," ujar Bawono saat dihubungi di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Kedua, adanya berbagai relaksasi pajak yang dilakukan pemerintah dalam rangka mengantisipasi dampak covid. "Hal ini dapat kita temukan dari sisi relaksasi administrasi dan kebijakan mulai dari PPh final UKM ditanggung pemerintah hingga penurunan tarif PPh Badan," ucap dia.

Namun demikian, faktor kedua ini lebih kurang dominan dibandingkan faktor pertama. Tapi ini menurut dia, bukanlah kasus yang hanya ada di Indonesia. ( Baca juga:Gisel Minta Maaf secara Terbuka, Warganet: 'Sampai Kapan pun Tetap Dijulidin' )

Pola kinerja fiskal yang sama agaknya juga ditemui di banyak negara, terutama dampak covid bagi penurunan penerimaan pajak yang signifikan. "Pasalnya, dalam kondisi resesi, mayoritas negara juga mengambil langkah kebijakan fiskal ekspansif yang notabene mendorong belanja pemerintah lebih besar dan di saat yang bersamaan merelaksasi pemungutan pajak," ungkap dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Hadirkan Pengalaman...
Hadirkan Pengalaman Relaksasi Mewah lewat Kursi Pijat Pintar Berbasis AI
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Kantongi Penerimaan...
Kantongi Penerimaan Pajak Rp394,8 T di Kuartal I 2026, Purbaya: Strategi Kita Mulai Berhasil
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Capai Rp48,11 Triliun, PMSE dan Kripto Terkumpul Rp39,36 Triliun
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
17 Orang Ditangkap Dalam...
17 Orang Ditangkap Dalam OTT KPK di Ditjen Bea Cukai
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved