Waduh, Harga Kedelai Masih Bisa Naik di Atas Rp10.000 per Kg

Kamis, 07 Januari 2021 - 13:10 WIB
loading...
Waduh, Harga Kedelai...
Harga kedelai diperkirakan masih bisa naik menembus angka Rp10.000 per kilogram. Foto/Dok. SINDonews
A A A
JAKARTA - Harga kedelai belakangan ini mengalami lonjakan di pasar global dan membuat harga komoditas ini di dalam negeri turut mengalami kenaikan. Masalahnya, kenaikan harga kedelai berpotensi terus berlanjut akibat menipisnya stok dan ancaman kekeringan di negara produsen.

Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengatakan, negara produsen kedelai seperti Argentina sudah menaikkan harga kedelai hampir 100% sejak Mei 2020. Di sisi lain juga ada masalah penumpukan di pelabuhan sehingga Argentina tidak bisa mengekspor kedelai ke negara lain.

(Baca Juga: Harga Kedelai di Semarang Naik Jadi Rp9.000/Kg, Persediaan Aman Hingga 3 Bulan)

"Dua minggu lalu, Argentina menyetop ekspor ke negara lain karena stok dunia menurun. Otomatis harga melonjak relatif tinggi," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Kamis (7/1/2021).

Dia melanjutkan, Indonesia merupakan negara importir kedelai terbesar di dunia setelah China. Masalahnya saat ini China sudah memborong kedelai dari Brazil dengan jumlah yang cukup besar.

"Sekarang pun China masih mencari kedelai di pasar dunia dan berusaha mendapatkan kedelai dari Amerika Serikat. Jadi stok dunia menurun sehingga menyebabkan harga barang melonjak," ungkapnya.

Menurut Andreas, Indonesia harus mewaspadai kenaikan harga kedelai ini. Pasalnya, ada kemungkinan harga kedelai di pasar global akan terus naik. Belum lagi masalah kekeringan di Amerika Latin yang bisa menyebabkan produksi kedelai di negara produsen mengalami penurunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved