Pesawat Sriwijaya Air Hilang, Pengamat: Pihak Keluarga Harus Jadi Prioritas

Sabtu, 09 Januari 2021 - 19:37 WIB
loading...
Pesawat Sriwijaya Air...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengamat kebijakan dan komunikasi penerbangan Kleopas Danang Bintoroyakti mengaku turut prihatin mendengar kabar buruk yang menimpa pesawat Sriwijaya Air SJ-182 . Menurutnya, baik itu Kemenhub , Basarnas, hingga maskapai Sriwijaya Air sudah memahami prosedur penanganan kondisi darurat yang terjadi saat ini.

Namun dia mengingatkan pihak maskapai dan Kemenhub agar tetap menjaga perasaan pihak keluarga, baik dari pihak kru pesawat dan para penumpang. "Menurut saya transparansi saat ini paling penting sehingga tidak ada misinformasi. Sudah seharusnya pihak keluarga diprioritaskan dan mereka berhak dapat informasi yang pertama kali. Karena mereka paling berhak," ujar Kleopas saat dihubungi MNC Portal hari ini (9/1) di Jakarta. ( Baca juga:Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak Angkut 53 Orang Dewasa, 5 Anak dan 1 Bayi )

Dia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan untuk menyebarkan misinformasi. Hal ini yang harus dijaga. Besar harapannya pihak media juga turut membantu menyampaikan informasi yang resmi.

"Jangan sampai simpang siur informasinya. Karena itu bisa menghambat proses penanganan bila ada kegaduhan yang lain," tegasnya.

Sebelumnya maskapai Sriwijaya Air juga masih melakukan kontak dengan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta - Pontianak. Senior Manager Corporate Communication Theodora Erika Sriwijaya Air mengatakan, sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan. ( Baca juga:Manajemen Sriwijaya Air Kumpulkan Direksi Bahas Pesawat Hilang Kontak )

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air hilang kontak pada pukul 14.30 WIB di sekitar laut Jawa.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Pesawat Frontier Bawa...
Pesawat Frontier Bawa 231 Orang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Potongan Tubuh Korban Berserakan
Rekomendasi
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Sekutu Trump Tegaskan...
Sekutu Trump Tegaskan Zelensky Harus Terima Krimea Hilang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved