Indosat Buka Suara Terkait Rencana Merger dengan Operator Tri

Selasa, 12 Januari 2021 - 17:46 WIB
loading...
Indosat Buka Suara Terkait...
PT Indosat Tbk. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) menyatakan rencana merger dengan operator telekomunikasi PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) hingga saat ini belum berdampak terhadap operasional, keuangan maupun bisnis perseroan.

Direktur & Chief Operating Officer Indosat, Vikram Sinha mengatakan penandatangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tri masih berupa tahap awal dan bersifat tidak mengikat. Saat ini bagi manajemen, bisnis berjalan seperti biasa dan perseroan tetap berfokus terhadap pertumbuhan dan juga strategi yang sudah disiapkan dari tiga tahun sebelumnya.

“Namun kami juga sangat senang mendengar bahwa Pemerintah mendukung kemungkinan ini dan dianggap sangat baik bagi pertumbuhan overall telekomunikasi industri di Indonesia,” kata Vikram dalam paparan publik Indosat di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga : Menkominfo Johnny Sambut Baik Proses Merger Tri Indosat

Dia juga memaparkan, dalam enam kuartal terakhir perseroan telah membukukan pertumbuhan yang sangat signifikan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan pengalaman jaringan yang juga terlihat dari data-data yang telah disampaikan sebelumnya dan juga penawaran produk yang sederhana dan relevan.

“Ini pun sudah terlihat dari indikator yang telah disampaikan sebelumnya. Perusahaan akan terus fokus untuk membangun jaringan video-grade yang sesuai dengan strategi Indosat yang telah ditentukan sebelumnya,” jelas Vikram.

Selain itu, Indosat juga akan terus fokus untuk menawarkan produk-produk yang simpel dan relevan. Salah satu contohnya, tahun lalu perseroan telah menghentikan penawaran produk unlimited karena keinginan dan kebutuhan konsumen untuk produk yang lebih simpel dan juga transparan.

Baca Juga : Pengamat Menilai Merger Indosat dan 3 Indonesia adalah Hal Wajar

“Kami juga melihat banyaknya potensi di spacespace digital sehingga kami juga akan terus berinvestasi dalam space digital. Namun yang perlu ditekankan adalah kami merasa bahwa strategi tiga tahun perusahaan yang telah ditetapkan masih sejalan dan kami akan terus konsisten dalam menerapkan strategi tersebut untuk memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan tetap berada pada jalur trajectory growth yang sudah dibukukan dalam enam kuartal terakhir,” imbuhnya.

Direktur & Chief Financial Officer Indosat Eyas Assaf menambahkan, sepanjang tahun lalu perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) dikisaran Rp8,5-9,5 triliun. Sedangkan untuk rencana alokasi belanja modal tahun 2021, perusahaan masih menunggu hasil kinerja keuangan di tahun 2020.

“Untuk guidance 2021 akan disampaikan bersamaan dengan pengumuman hasil tahunan 2020 yaitu sekitar 30 sampai 45 hari ke depan,” jelas dia.

Baca Juga : Indosat Akui telah Membuat MoU Eksklusif dengan 3 Indonesia

Eyes juga menjelaskan, rencana merger dengan Tri masih berupa tahap awal. Sehingga menurutnya masih terlalu awal juga untuk menilai dampak bagi operasi perusahaan. Namun dia memastikan bahwa sampai dengan saat ini bisnis Indosat berjalan seperti biasa dan tidak ada dampak terhadap operasional, keuangan maupun bisnis lainnya.

“Sesuai dengan yang sudah disampaikan sebelumnya, saat ini MoU terkait masih merupakan tahap awal sehingga belum ada detail ataupun kesepakatan yang telah dicapai mengenai bentuk kombinasi bisnis tersebut. Nanti apabila sudah ada, akan kami sampaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal,” pungkasnya.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadin Jakarta, Indosat,...
Kadin Jakarta, Indosat, dan Masjid Istiqlal Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi Umat
Indosat Ooredoo Hutchison...
Indosat Ooredoo Hutchison dan Huawei Ambil Langkah Cepat Pulihkan Jaringan 24 Jam Pasca Kebakaran
Omzet UMKM Melesat Disokong...
Omzet UMKM Melesat Disokong Sinyal Kuat Indosat
Indosat Resmi Angkat...
Indosat Resmi Angkat Dua Komisaris Baru, Pede Beri Dampak Positif
RCTI+ dan Indosat Kolaborasi...
RCTI+ dan Indosat Kolaborasi Dukung Gaya Hidup Digital
Kembangkan Industri...
Kembangkan Industri Telekomunikasi, Mitratel Gandeng Perguruan Tinggi
RUPST ISAT Setujui Pembagian...
RUPST ISAT Setujui Pembagian Deviden Sebesar Rp 3,57 Triliun
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri
Perkuat Tulang Punggung...
Perkuat Tulang Punggung Digital, Indosat–Arsari–Northstar Dirikan FiberCo
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved