Tawaran Menarik Mitratel untuk Operator Telekomunikasi
Rabu, 10 Agustus 2022 - 18:40 WIB
loading...
Menara telko jadi paket bisnis yang ditawarkan Mitratel. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memantapkan langkah menuju digital infrastructure company. Perusahaan juga siap menawarkan skema bisnis yang atraktif untuk seluruh operator telekomunikasi .
Baca juga: Perang Tarif Seluler Dinilai Akan Membunuh Industri
Skema bisnis yang dimaksud adalah solusi total yang terdiri dari tower leasing, connectivity, dan power to tower. Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko atau Teddy mengatakan solusi total Mitratel itu ditawarkan kepada operator telekomunikasi dengan skema bundling dan total solution.
Operator telekomunikasi hanya perlu menentukan tower yang diinginkan dan manajemen akan menyiapkan semua sarana penunjangnya. Hal ini diharapkan dapat memudahkan operator untuk meningkatkan layanannya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
"Setelah akuisisi 6.000 menara, maka jumlah kepemilikan menara Mitratel sampai 31 Juli 2022 menjadi lebih dari 34.800 menara atau menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," ungkap Teddy melalui keterangan pers, Rabu (10/8/2022).
Pengalihan kepemilikan tersebut dinilai memberikan potensi besar kepada operator telekomunikasi untuk memperkuat dan memperluas layanannya. Alasannya, tower-tower tersebut sebelumnya eksklusif hanya untuk Telkomsel dan sekarang dapat dimanfaatkan oleh semua operator.
Pasca-akuisisi menara, lanjut Teddy, Mitratel akan meningkatkan tenancy ratio secara agresif dan perluasan layanan termasuk portofolio bisnis pendukung (ekosistem tower) agar dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan.
Baca juga: Perang Tarif Seluler Dinilai Akan Membunuh Industri
Skema bisnis yang dimaksud adalah solusi total yang terdiri dari tower leasing, connectivity, dan power to tower. Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko atau Teddy mengatakan solusi total Mitratel itu ditawarkan kepada operator telekomunikasi dengan skema bundling dan total solution.
Operator telekomunikasi hanya perlu menentukan tower yang diinginkan dan manajemen akan menyiapkan semua sarana penunjangnya. Hal ini diharapkan dapat memudahkan operator untuk meningkatkan layanannya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
"Setelah akuisisi 6.000 menara, maka jumlah kepemilikan menara Mitratel sampai 31 Juli 2022 menjadi lebih dari 34.800 menara atau menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," ungkap Teddy melalui keterangan pers, Rabu (10/8/2022).
Pengalihan kepemilikan tersebut dinilai memberikan potensi besar kepada operator telekomunikasi untuk memperkuat dan memperluas layanannya. Alasannya, tower-tower tersebut sebelumnya eksklusif hanya untuk Telkomsel dan sekarang dapat dimanfaatkan oleh semua operator.
Pasca-akuisisi menara, lanjut Teddy, Mitratel akan meningkatkan tenancy ratio secara agresif dan perluasan layanan termasuk portofolio bisnis pendukung (ekosistem tower) agar dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan.
Lihat Juga :