Memanfaatkan Lahan Belakang yang Kosong Agar Lebih Menarik

loading...
Memanfaatkan Lahan Belakang yang Kosong Agar Lebih Menarik
Penataan lahan belakang rumah merupakan hal penting agar bisa berfungsi dan lebih bermanfaat. (Foto: Dok/Interlook)
ADA banyak ide yang dapat mengoptimalkan lahan kosong di rumah dengan membuat kolam ikan hias, taman terbuka, ruang penyimpanan sekaligus taman, hingga ruang cuci jemur yang tetap indah dipandang.

Femmie Lusianasari, Principal Designer Interlook Home Custom mengatakan, ide-ide pemanfaatan lahan kosong tersebut dapat diwujudkan jika lahan belakang hunian minimal berjarak 2 meter dari dinding batas tanah. "Sebelum menentukan akan dibuat apa lahan kosong di belakang rumah, Anda yang harus memperhatian titik-titik penempatan saluran pembuangan air, sumur, dan groundtank," jelasnya.

Hal utama lainnya yang harus diperhatikan dalam mendesain lahan belakang hunian adalah perencanaan drainase atau saluran pembuangan air agar tidak ada genangan air ketika hujan. Taman outdoor menjadi ide yang mungkin dilakukan bagi Anda yang menyukai nuansa alam. Selain rumput, Anda dapat menyimpan koleksi tanaman hias di sana.

Untuk penggunaan lahan belakang hunian sebagai taman hijau, Femmie mengingatkan untuk perhatikan pemilihan jenis rumput yang digunakan. Beberapa jenis rumput dengan kualitas baik dan perawatan yang mudah adalah rumput gajah jenis besar dan mini, serta rumput peking.



Taman tidak selalu identik dengan rumput, beberapa pot juga dapat ditempatkan dengan alas bukan tanah ataupun rumput, namun bebatuan. Pilih batu koral putih yang dapat membuat taman lebih berwarna.

Tidak cukup hanya nuansa hijau dari tanaman dan rerumputan, Anda juga menghadirkan kolam ikan di lahan kosong rumah. Seminimal mungkin apa pun lahan tersebut selalu dapat dimanfaatkan menjadi kolam ikan dengan konsep minimalis dengan sistem rotasi dan pompa air yang baik.

"Kolam ikan itu juga dapat dibuat kecil memanjang saja dan dapat dikombinasikan dengan fungsi ruang laundry, teras komunal, atau area bercocok tanam," idenya.



Bagi yang tidak ingin outdoor, dapat membuatnya semi outdoor dengan penggunaan atap yang lazim digunakan agar cahaya dan udara tetap masuk secara alami, serta meminimalisir debit air hujan yang masuk dengan penggunaan atap kanopi dan penutup kaca tempered. Sehingga, Anda dapat tetap memanfaatkan lahan kosong itu sebagai bagian dari ruangan juga bagian luar rumah. Seperti membuat taman sebagai ruang penyimpanan barang-barang yang jarang dipakai, termasuk tempat menyimpan sepeda dan alat olahraga lain.

Hal yang membuat menarik dari pemanfaatan lahan kosong tersebut ialah memberikan treatment khusus pada dinding. Misalnya, dengan mengaplikasikan taman vertikal di salah satu sisi dinding, atau membuat mural sederhana yang menarik. Atau dengan membuat permainan kombinasi material-material finishing dinding tentu yang tahan dengan terpaan cuaca. (Ananda Nararya)
(wan)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top