Pedes! Ekonom Ini Sebut Surplus Neraca Perdagangan Cuma Beruntung

Senin, 18 Januari 2021 - 11:56 WIB
loading...
Pedes! Ekonom Ini Sebut...
Surplus neraca perdagangan di sepanjang tahun 2020 dinilai hanya akibat faktor keberuntungan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia di sepanjang tahun 2020 mengalami surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan pada tahun lalu sebesar USD21,74 miliar. BPS mencatat angka ini adalah surplus tertinggi dalam 9 tahun terakhir.

Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah menilai, bahwa surplusnya neraca perdagangan Indonesia lebih kepada keberuntungan. Sebab, selama pandemi 2020, impor barang ke Indonesia menurun.



"Ini istilahnya lebih kepada goodluck daripada good policy," tandasnya dalam acara Marker Review IDX Channel, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Menurutnya, adanya surplus itu merupakan berkat dari pandemi. Artinya, membaiknya kinerja perdagangan bukan karena adanya kebijakan dari pemerintah. "Adanya surplus itu merupakan blessing di tengah pandemi, saya tidak melihat itu sebagai good policy," terangnya.



Ia menjelaskan, perdagangan Indonesia lebih didorong akan naiknya permintaan di global dan kenaikan harga komoditas. Sementara disisi lain, impor barang bahan baku dan pendukung menurun. "Kita harapkan di 2021 ada kebijakan yang bisa mempengaruhi kinerja perdagangan nasional," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
Tarif Trump 32% Bakal...
Tarif Trump 32% Bakal Gerus Ekspor Indonesia, Awas PHK Massal
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
Sampoerna Catatkan Nilai...
Sampoerna Catatkan Nilai Ekspor IQOS-TEREA Rp829 Miliar di 2024
AS Kenakan Tarif Impor...
AS Kenakan Tarif Impor 25%, HIMKI Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi
Trump Ancam Tarif 25%...
Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara Pengimpor Minyak dari Venezuela
Rekomendasi
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
3 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
4 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
5 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
6 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved