Awal Tahun, Restrukturisasi Kredit Bank Capai Rp971,1 Triliun

Selasa, 19 Januari 2021 - 14:49 WIB
loading...
Awal Tahun, Restrukturisasi...
Restrukturisasi kredit oleh perbankan hingga awal tahun ini mencapai Rp971,1 triliun yang didominasi oleh kredit UMKM. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per 4 Januari 2021 restrukturisasi kredit perbankan mencapai sebesar Rp971.1 triliun. Nilai restrukturisasi itu diterima oleh 7,56 juta debitur dari 101 bank.

Baca Juga: Sah! OJK Terbitkan Aturan Perpanjangan Restrukturisasi Kredit, Ada Perubahan Dikit

"Angka Rp971,1 triliun merupakan restrukturisasi terbesar sepanjang sejarah menjadi pengawas," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana secara virtual, di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Adapun akumulasi baki debit debitur non-UMKM adalah sebesar 60% atau Rp584,45 triliun. Sedangkan UMKM sebesar 40% atau Rp387 triliun.

Dia melanjutkan, secara jumlah debitur, sekitar 77% atau 5,81 juta adalah UMKM. Sedangkan debitur non-UMKM hanya 23% atau 1,76 juta. "Walau secara nominal baki debet lebih rendah. Namun mayoritas debitur restrukrisasi adalah nasabah UMKM," ungkap Heru.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Bersambung Bikin Nafas Dunia Usaha Makin Panjang

Dengan restrukturisasi, kata Heru, debitur memiliki ruang bernapas dan bank pun dapat secara proaktif membantu debitur-debitur yang dalam kondisi bagus tersebut menata kembali arus kasnya yang terdampak pandemi.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved