Siap-siap, Industri 4.0 Bikin Lenyap Beberapa Jenis Pekerjaan
Rabu, 20 Januari 2021 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Namun agar dapat mengakses pekerjaan baru tersebut, investasi dalam pengembangan keterampilan akan menjadi sangat penting. Pada kedua industri tersebut, akan terjadi penurunan jumlah pekerjaan yang bersifat rutin dan memanfaatkan tenaga fisik, sebagai akibat dari penggunaan teknologi robotik dalam lini perakitan otomotif dan teknologi otomasi dalam produksi makanan dan minuman.
"Sebaliknya, akan terjadi peningkatan jumlah kebutuhan tenaga dengan keterampilan yang lebih tinggi terutama dalam melakukan evaluasi, penilaian, dan pengambilan keputusan," bebernya.
Studi ini juga mendapati bahwa perusahaan yang menggunakan teknologi 4IR lebih berpeluang untuk pulih lebih cepat pasca Covid-19 dan lebih mampu bertahan di masa mendatang.
"Studi ini mendorong Indonesia untuk mengembangkan program Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (Technical and Vocational Education and Training atau TVET) khusus 4IR, melanjutkan upaya dalam memperkuat keterkaitan antara TVET dan industri. Studi ini juga merekomendasikan program sertifikasi keterampilan secara fleksibel dan modular, yang dapat merekognisi keterampilan yang diperoleh dari luar jalur pendidikan formal," bebernya.
Mengingat beberapa lembaga pelatihan di Indonesia telah memulai pelatihan bagi 4IR, studi ini merekomendasikan untuk mengkaji kembali mekanisme penjaminan mutu terutama dalam hal mutu program ‘pelatihan para pelatih (training of trainers atau ToT)’, memperkuat kemitraan dengan industri, dan program sertifikasi fleksibel yang mencakup lebih dari sekadar pendidikan konvensional dan lembaga pelatihan.
"Sebaliknya, akan terjadi peningkatan jumlah kebutuhan tenaga dengan keterampilan yang lebih tinggi terutama dalam melakukan evaluasi, penilaian, dan pengambilan keputusan," bebernya.
Studi ini juga mendapati bahwa perusahaan yang menggunakan teknologi 4IR lebih berpeluang untuk pulih lebih cepat pasca Covid-19 dan lebih mampu bertahan di masa mendatang.
"Studi ini mendorong Indonesia untuk mengembangkan program Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (Technical and Vocational Education and Training atau TVET) khusus 4IR, melanjutkan upaya dalam memperkuat keterkaitan antara TVET dan industri. Studi ini juga merekomendasikan program sertifikasi keterampilan secara fleksibel dan modular, yang dapat merekognisi keterampilan yang diperoleh dari luar jalur pendidikan formal," bebernya.
Mengingat beberapa lembaga pelatihan di Indonesia telah memulai pelatihan bagi 4IR, studi ini merekomendasikan untuk mengkaji kembali mekanisme penjaminan mutu terutama dalam hal mutu program ‘pelatihan para pelatih (training of trainers atau ToT)’, memperkuat kemitraan dengan industri, dan program sertifikasi fleksibel yang mencakup lebih dari sekadar pendidikan konvensional dan lembaga pelatihan.
Lihat Juga :