Tren Penurunan Suku Bunga Diharapkan Genjot Kredit
Kamis, 21 Januari 2021 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menuturkan, jika merujuk pada historisnya, turunnya suku bunga acuan tidak sepenuhnya diikuti oleh penurunan suku bunga kredit perbankan. Di sisi lain permintaan kredit tidak hanya ditentukan oleh turunnya suku bunga kredit.
“Yang Lebih berpengaruh terhadap penyaluran kredit adalah demand kredit dimana demand kredit bergantung kepada kondisi ekonomi,” kata Piter.
Menurut dia, selama pandemi tahun lalu perekonomian terpuruk, sehingga permintaan kredit Juga turun. Meskipun suku bunga kredit menurun, pertumbuhan kredit justru negatif.
Pola ini, kata dia, akan berlanjut pada tahun ini. Ditengah suku bunga acuan yang rendah, suku bunga kredit meskipun sangat lambat akan menurun. “Tetapi penyaluran kredit masih akan menunggu pulihnya ekonomi,” katanya.
Suku Bunga Acuan
Ekonom Bank DBS, Radhika Rao memperkirakan Bank Indonesia tetap mempertahankan kebijakannya pada tahun ini. Namun, percepatan jumlah kasus Covid-19 dan dampaknya pada pertumbuhan membuka pintu untuk pelonggaran tahun ini.
"Hal ini tergantung pada stabilitas rupiah dan nilai tukar riil, yang lebar inflasi rata-rata 1,7% secara tahunan pada Desember 2020, di bawah target selama tujuh bulan berturut-turut," kata Radhika kemarin.
“Yang Lebih berpengaruh terhadap penyaluran kredit adalah demand kredit dimana demand kredit bergantung kepada kondisi ekonomi,” kata Piter.
Menurut dia, selama pandemi tahun lalu perekonomian terpuruk, sehingga permintaan kredit Juga turun. Meskipun suku bunga kredit menurun, pertumbuhan kredit justru negatif.
Pola ini, kata dia, akan berlanjut pada tahun ini. Ditengah suku bunga acuan yang rendah, suku bunga kredit meskipun sangat lambat akan menurun. “Tetapi penyaluran kredit masih akan menunggu pulihnya ekonomi,” katanya.
Suku Bunga Acuan
Ekonom Bank DBS, Radhika Rao memperkirakan Bank Indonesia tetap mempertahankan kebijakannya pada tahun ini. Namun, percepatan jumlah kasus Covid-19 dan dampaknya pada pertumbuhan membuka pintu untuk pelonggaran tahun ini.
"Hal ini tergantung pada stabilitas rupiah dan nilai tukar riil, yang lebar inflasi rata-rata 1,7% secara tahunan pada Desember 2020, di bawah target selama tujuh bulan berturut-turut," kata Radhika kemarin.
Lihat Juga :