Tren Penurunan Suku Bunga Diharapkan Genjot Kredit

Kamis, 21 Januari 2021 - 08:26 WIB
loading...
A A A
Dia juga memproyekasi, BI akan melakukan sebanyak satu kali penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada paruh pertama tahun ini. Hal ini untuk meredam perlambatan pertumbuhan yang diantisipasi.

Di sisi pertumbuhan, lanjut dia,peningkatan kasus positif Covid-19 mungkin membuat pihak berwenang mempertimbangkan pembatasan sosial setempat berselang-seling dalam beberapa minggu mendatang. Hal ini tergantung kurva pandemi, karena momentum pertumbuhan melemah memasuki 2021.

“Normalisasi kegiatan kemungkinan akan lebih bertahap dengan asumsi kenaikan kasus tajam tidak memicu pembatasan lebih luas,” jelasnya.

Untuk tahun ini, dia memperkirakan secara konservatif pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4%. Hal tersebut dimulai dengan awal cukup positif pada tahun ini, diikuti oleh lonjakan akibat distorsi angka inflasi bulanan dalam pertumbuhan kuartal kedua 2021 sebelum tren berubah menjadi stabil.

Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira mengatakan, Bank Indonesia diperkirakan akan menahan bunga acuan seiring dengan rupiah yang terjaga stabil dan aliran dana asing yang cukup deras masuk ke Indonesia. "Capital inflow di bursa saham saja mencapai Rp6,92 triliun dalam bentuk nett buy," kata Bhima.

Sementara yang jadi perhatian adalah kenaikan inflasi dari sisi pasokan akibat curah hujan dan bencana alam. "Ruang penurunan bunga memang masih ada, tapi sepertinya BI lebih main aman dengan menahan suku bunga," ungkapnya. Sebagaimana diketahui, BI telah melakukan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 125 basis poin (bps) sepanjang 2020 hingga menjadi 3,75%. kunthi fahmar sandy
(bai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
5 Manfaat Bawang Putih...
5 Manfaat Bawang Putih yang Sedang Tren Direndam dengan Madu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved