Kongsi Rp1,4 Triliun Kawan Lama-Sinar Mas Land Garap Pusat Ritel
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan CEO Retail & Hospitality Sinar Mas Land, Alphonzus Widjaja menilai, perekonomian dan laju bisnis sedang mengalami kelesuan. Asosiasi Pemilik Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat pada PSBB ketat yang pertama, tingkat kunjungan mal hanya 10% dari hari biasa. Tingkat okupansi pusat perbelanjaan pada 2020 secara nasional menjadi 70%-80% dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 yang berada pada 80%-90%. Transaksi penjualan di pusat perbelanjaan hanya sekitar 40%.
(Baca Juga : Pengembang Grand Wisata Menghadirkan Ekosistem Hunian yang Nyaman )
Meskipun begitu, Alphonzus Widjaja, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan Living World Kota Wisata. Harapannya, mal tersebut dapat membantu pergerakan ekonomi di Cibubur di masa pascapandemi. “Pembangunan Living World Kota Wisata tetap kami lakukan meski di masa pandemi karena komitmen kami untuk terus mengembangkan usaha retail di pusat perbelanjaan,” ujar Alphonzus.
(Baca Juga : Pengembang Grand Wisata Menghadirkan Ekosistem Hunian yang Nyaman )
Meskipun begitu, Alphonzus Widjaja, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan Living World Kota Wisata. Harapannya, mal tersebut dapat membantu pergerakan ekonomi di Cibubur di masa pascapandemi. “Pembangunan Living World Kota Wisata tetap kami lakukan meski di masa pandemi karena komitmen kami untuk terus mengembangkan usaha retail di pusat perbelanjaan,” ujar Alphonzus.
(ton)
Lihat Juga :