Menteri Bambang Sebut Swab Test Bakal Diganti Metode Saliva, Apa Lagi Nih

Sabtu, 30 Januari 2021 - 22:17 WIB
loading...
Menteri Bambang Sebut...
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyebut tes Covid-19 dengan metode swab test atau usap akan diganti dengan Saliva. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menyebut tes Covid-19 dengan metode swab test atau usap akan diganti dengan Saliva. Menurutnya sejumlah lembaga saat ini tengah melakukan penelitian terhadap metode baru tersebut.

"Jadi dalam rangka mempercepat dan memperluas tes PCR, kami sedang lakukan penelitian untuk mengganti swab dengan Saliva," ujar dia dalam diskusi bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia, Sabtu (30/1/2021).

Baca Juga: Selama COVID-19 Limbah Medis Naik, Didominasi APD, Masker, dan Alat Swab Test

Dia menjelaskan, metode Saliva merupakan pengetesan spesimen Covid-19 yang dikembangkan menggunakan air liur. Dan metode ini berbeda dengan swab yang memerlukan cairan dari permukaan tonsil atau dinding posterior faring.

"Metode Saliva tidak memerlukan ekstraksi atau pemurnian dari asam nukleat atau RNA virus. Maka itu, hasil tes menggunakan metode ini diklaim lebih cepat dan nyaman ketimbang tes swab," ungkap dia.

Diharapkan juga olehnya metode Saliva bisa segera diimplementasikan di Indonesia agar tingkat testing meningkat dengan biaya lebih murah dan nyaman. "Kami pastikan sejumlah negara di dunia telah menggunakan teknik saliva," jelasnya.

Baca Juga: Menristek Berharap Ventilator ICU Buatan Anak Bangsa Lahir di 2021

Kemudian, kata dia, selain mempercepat testing, sebagai langkah untuk menangani Covid-19, pemerintah juga tengah mengembangkan tes kit untuk mengukur antibodi guna mendukung program vaksinasi.

"Tes ini nantinya sekaligus akan mengecek apakah seseorang memerlukan suntik vaksin, terutama bagi penyintas Covid-19 yang pernah memperoleh donor plasma," tandas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Luhut Diduga Ikut...
Heboh Luhut Diduga Ikut Bisnis PCR, Bahlil: Saya Tahu Soal Itu
Bos Bio Farma Klaim...
Bos Bio Farma Klaim Tarif PCR di Indonesia Lebih Murah dari Malaysia hingga UEA
Luhut Tegaskan Tak Pernah...
Luhut Tegaskan Tak Pernah Ambil Untung dari Bisnis PT GSI
Ditopang Tes Covid dan...
Ditopang Tes Covid dan Digitalisasi, Laba Prodia Melonjak 2.000%
Aturan Baru Masuk Mal:...
Aturan Baru Masuk Mal: Belum Vaksin Bisa Bawa Hasil Tes Negatif Covid
Jangan Cuman Pelonggaran...
Jangan Cuman Pelonggaran PPKM, Pengusaha Minta Harga PCR Diturunkan!
Kasus Menteri Satryo...
Kasus Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro, Dasco Minta Evaluasi
Pegawai Kemendikti Saintek...
Pegawai Kemendikti Saintek Demo: Kami ASN Dibayar Negara, Bukan Babu Keluarga
Karangan Bunga Bertuliskan...
Karangan Bunga Bertuliskan Lawan Menteri Zalim Hiasi Kemendikti Saintek
Rekomendasi
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Hingga Juli 2024 14...
Hingga Juli 2024 14 Bank Bangkrut, OJK Sebut Bakal Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved