Lomba Cari Penawar Corona, Sputnik V Dipesan Malaysia-India dan 25 Negara Lain
Senin, 01 Februari 2021 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Malaysia pun telah menjadwalkan bahwa, vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada bulan Maret 2021 mendatang. Proses distribusi vaksin dari kedua perusahaan ini, yakni Pharmaniaga Lifescience dan Duopharma, akan dimulai setelah keduanya mendapat izin dari Bagian Regulatori Farmasi Negara (NPRA) dan Otoritas Pengawasan Narkoba (Drug Control Authority).
Sementara itu dari India, perusahaan farmasi Dr Reddy's Laboratories juga telah mengkonfirmasi akan meluncurkan vaksin Covid-19 asal Rusia, Sputnik V, pada bulan Maret 2021 mendatang setelah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari otoritas setempat.
"Sekitar 70% uji coba telah selesai. Kami berharap dapat meluncurkan produk ini pada Maret," kata Deepak Sapra, CEO API & Pharmaceutical Services, Dr Reddy's Laboratories Ltd. seperti dikutip dari thenewsminute.com
Peluncuran vaksin Sputnik V di India ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin pada bulan September 2020 yang lalu. Pada saat itu, pihak Dr Reddy's Laboratories sudah menjalin kerjasama dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk melakukan uji klinis dan hak distribusinya di India.
Sebagaimana diketahui, sejumlah negara-negara sudah menjalin komitmen dengan Pemerintah Rusia untuk membeli vaksin Sputnik V. CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan, vaksin Sputnik V akan didaftarkan di lebih dari 25 negara dalam dua minggu ke depan.
Sementara itu dari India, perusahaan farmasi Dr Reddy's Laboratories juga telah mengkonfirmasi akan meluncurkan vaksin Covid-19 asal Rusia, Sputnik V, pada bulan Maret 2021 mendatang setelah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari otoritas setempat.
"Sekitar 70% uji coba telah selesai. Kami berharap dapat meluncurkan produk ini pada Maret," kata Deepak Sapra, CEO API & Pharmaceutical Services, Dr Reddy's Laboratories Ltd. seperti dikutip dari thenewsminute.com
Peluncuran vaksin Sputnik V di India ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin pada bulan September 2020 yang lalu. Pada saat itu, pihak Dr Reddy's Laboratories sudah menjalin kerjasama dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk melakukan uji klinis dan hak distribusinya di India.
Sebagaimana diketahui, sejumlah negara-negara sudah menjalin komitmen dengan Pemerintah Rusia untuk membeli vaksin Sputnik V. CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan, vaksin Sputnik V akan didaftarkan di lebih dari 25 negara dalam dua minggu ke depan.
Lihat Juga :