Ini Alasan Sekarga Garuda Bersurat ke Presiden Minta Pencairan Dana PEN
Senin, 01 Februari 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi tentu kita nggak akan mengurangi posisi safety karena itu sangat-sangat wajib sifatnya. Kami hanya melihat kondisi PPKM ini memberikan efek yang besar,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, kondisi penerbangan sudah berada dalam kondisi prima sejak akhir Desember 2020. Namun dengan diterapkannya PPKM, membuat penumpang kurang minat untuk melakukan perjalanan lewat pesawat udara.
(Baca juga: COVID-19 Paksa Pilot Kehilangan Ketrampilan Akibat Lama Tak Terbang? )
“Kami hanya meyuarakan aspirasi dimana Garuda sebagai bagian dari aset bangsa dan telah melaksanakan misi bangsa kemana-mana membawa bendera dan lambang negara,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pada 26 Januari 2021 Sekarga bersurat kepada presiden Joko Widodo. Isinya memohon kepada Presiden RI, Menteri BUMN, serta Menteri Keuangan untuk segera mencairkan dana PEN untuk Garuda. Alasannya, sampai saat ini Garuda belum bisa mencairkan dana PEN tersebut, sedangkan dana PEN untuk modal kegiatan diperlukan untuk menghindari kebangkrutan.
Dia mengungkapkan, kondisi penerbangan sudah berada dalam kondisi prima sejak akhir Desember 2020. Namun dengan diterapkannya PPKM, membuat penumpang kurang minat untuk melakukan perjalanan lewat pesawat udara.
(Baca juga: COVID-19 Paksa Pilot Kehilangan Ketrampilan Akibat Lama Tak Terbang? )
“Kami hanya meyuarakan aspirasi dimana Garuda sebagai bagian dari aset bangsa dan telah melaksanakan misi bangsa kemana-mana membawa bendera dan lambang negara,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pada 26 Januari 2021 Sekarga bersurat kepada presiden Joko Widodo. Isinya memohon kepada Presiden RI, Menteri BUMN, serta Menteri Keuangan untuk segera mencairkan dana PEN untuk Garuda. Alasannya, sampai saat ini Garuda belum bisa mencairkan dana PEN tersebut, sedangkan dana PEN untuk modal kegiatan diperlukan untuk menghindari kebangkrutan.
(ind)
Lihat Juga :