Sekjen PP Muhammadiyah Hadir Saat Peresmian Bank Syariah Indonesia, Tanda Sepakat?
Senin, 01 Februari 2021 - 20:55 WIB
loading...
Dalam peresmian PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, turut hadir Sekjen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. Foto/Dok Humas Setkab
A
A
A
JAKARTA - Dalam peresmian PT Bank Syariah Indonesia Tbk . atau BSI yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Senin (1/2/2021) turut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. PP Muhammadiyah sendiri tengah mengkaji pendirian bank syariah baru.
Gagasan pendirian bank syariah Muhammadiyah itu muncul dengan misi penguatan ekonomi umat khususnya mereka yang berusaha di skala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Meski begitu, PP Muhammadiyah masih perlu mengkaji setelah Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) nanti.
"Muhammadiyah belum menentukan sikap. Menunggu RUPS dan roadmap bank syariah indonesia 1 Februari 2021," kata Anwar saat dihubungi MNC Portal di Jakarta beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Akhirnya Punya Bank Syariah Indonesia, Sri Mulyani: Jangan Cederai Kepercayaan
Muhammadiyah sendiri berupaya mendorong BSI untuk berpihak pada pelaku UMKM dan serta umat Islam sehingga mendorong pemerataan kesejahteraan. Kekhawatiran ormas Islam besutan Kyai Ahmad Dahlan itu jika aset BSI yang mencapai Rp214,65 triliun hanya akan difokuskan ke pengusaha besar.
Karena itu, Muhammadiyah akan menarik dananya dari BSI bila hal itu terjadi. Bahkan, Muhammadiyah menilai mampu mendirikan bank syariah untuk membantu para pelaku bismis mikro di Tanah Air.
Gagasan pendirian bank syariah Muhammadiyah itu muncul dengan misi penguatan ekonomi umat khususnya mereka yang berusaha di skala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Meski begitu, PP Muhammadiyah masih perlu mengkaji setelah Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) nanti.
"Muhammadiyah belum menentukan sikap. Menunggu RUPS dan roadmap bank syariah indonesia 1 Februari 2021," kata Anwar saat dihubungi MNC Portal di Jakarta beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Akhirnya Punya Bank Syariah Indonesia, Sri Mulyani: Jangan Cederai Kepercayaan
Muhammadiyah sendiri berupaya mendorong BSI untuk berpihak pada pelaku UMKM dan serta umat Islam sehingga mendorong pemerataan kesejahteraan. Kekhawatiran ormas Islam besutan Kyai Ahmad Dahlan itu jika aset BSI yang mencapai Rp214,65 triliun hanya akan difokuskan ke pengusaha besar.
Karena itu, Muhammadiyah akan menarik dananya dari BSI bila hal itu terjadi. Bahkan, Muhammadiyah menilai mampu mendirikan bank syariah untuk membantu para pelaku bismis mikro di Tanah Air.
Lihat Juga :