Awas Penawaran Robot Trading! Kemendag Belum Keluarkan Izinnya

Selasa, 02 Februari 2021 - 08:22 WIB
loading...
Awas Penawaran Robot...
Foto/IGKemendag
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum pernah mengeluarkan perizinan berinvestasi menggunakan perangkat lunak trading forex atau robot trading. Pernyataan ini dikeluarkan Kemendag lantaraan akhir-akhir ini marak penawaran perangkat lunak trading forex atau robot trading.

( Baca juga:Pertemuan Tingkat Menteri WTO, Mendag Bahas Reformasi Organisasi Dagang hingga Subsidi Perikanan )

Penawaran robot trading dilakukan lewat iklan-iklan di berbagai media nasional. Perangkat lunak tersebut diklaim dapat memberikan keuntungan secara maksimal dan meminimalisasi risiko dari trading forex.

Perangkat lunak trading forex dikatakan dapat menganalisis data transaksi forex beberapa tahun sebelumnya serta dapat melakukan investasi secara otomatis (auto pilot). Perangkat lunak tersebut juga dianggap bisa memberikan keuntungan yang besar tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari calon investornya.

( Baca juga:Carok di Balai Desa Banangkah Bangkalan, 1 Orang Terkapar Disabet Celurit )

"Padahal, penggunaan perangkat lunak trading forex juga memiliki risiko kerugian," demikian dikutip dari akun IG Kemendag, Selasa (2/2/2021).

Pihak Kemendag kemudian menyarankan kepada para investor agar sebelum berinvestasi untuk mengetahui terlebih dahulu profil dan legalitas perusahaaan dengan cara mengakses situs PialangBerjangka. Di sana akan tertera nama-nama pialang yang terdaftar di Bappebti.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved