Kementerian BUMN: Holding Baterai Listrik Rampung Tahun Ini

Selasa, 02 Februari 2021 - 17:44 WIB
loading...
Kementerian BUMN: Holding...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan Holding Indonesia Battery Corporation akan terbentuk pada semester I-2020. Holding tersebut diri dari PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND.ID

Ketiga perseroan plat merah itu akan bergabung dan dinaungi oleh MIND.ID. Wakil Menteri (Wamen) BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, MIND.ID ada Antam akan fokus pada sektor hulu. Dimana, kedua perseroan akan bertanggung jawab pada penambangan dan memproses bahan baterai seperti nikel dan alumunium menjadi sulfat. Sementara PLN dan Pertamina fokus di sektor hilirnya. Tugas yang dikerjakan adalah pembentukan baterai, distribusinya, dan membuat penyimpanan di tingkat rumah tangga.

"Kita berharap pembentukan IBC bisa dibentuk di semester I tahun ini. Kita sudah sepakati antara empat perusahaan ini, mudah-mudahan sudah bisa berdiri," ujar Pahala Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Simak! Ambisi RI Jadi Raja Industri Baterai Mobil Listrik Dunia

Saat ini Kementerian BUMN tengah berdiskusi dengan sejumlah mitra yang akan bergabung dalam penggarapan mega proyek tersebut. Dalam prosesnya, Holding Indonesia Battery Corporation menggandeng produsen asal Korea Selatan, yakni perusahaan electric vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan listrik, LG Energy Solution Ltd.

"Jangka waktunya pembentukan Indonesia baterai corp bisa dibentuk semester 1-2021 ini. Ini sudah disebutkan diskusi di BUMN, dan para calon mitra, timeline di semester 1 ini, IBC bisa berdiri jadi satu perusahaan nantinya bisa tanda tangan kerja sama dan pengembangan joint venture dengan calon-calon mitra," katanya.

Indonesia dinilai mampu membangun industri baterai kendaraan listrik secara terintegrasi. Keyakinan itu bertolak dari kondisi ekonomi Indonesia yang diklaim menempati posisi ke-7 sebagai negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2020.
Pertumbuhan ekonomi yang baik akan mempengaruhi kemampuan otoritas suatu negara untuk mengeksplorasi dan mengelola industri baterai. Dalam konteks itu, Indonesia memiliki kekuatan yang mumpuni untuk mendorong perkembangan industri baterai kendaraan listrik yang tengah digodok sejumlah BUMN Energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Insentif Daerah dan...
Insentif Daerah dan Relaksasi Regulasi Momentum Percepatan Swasta Investasi SPKLU
Siap-siap! Insentif...
Siap-siap! Insentif Kendaraan Listrik Bakal Terbit Dua Minggu Lagi
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Rekomendasi
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved