RI Usul Pariwisata Masuk dalam ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework

Sabtu, 06 Februari 2021 - 05:59 WIB
loading...
RI Usul Pariwisata Masuk...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Indonesia berharap segera mengoperasionalisasikan ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework (ATCAF) yang saat ini masih dikhususkan untuk perjalanan bisnis esensial, untuk ke depan dapat mencakup sektor pariwisata dan dapat diperluas hingga negara ASEAN Plus Three (Jepang, Korea Selatan, dan China).

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, mengatakan, Indonesia merupakan negara pemrakarsa ATCAF yang telah disepakati para pemimpin negara ASEAN pada forum KTT ASEAN ke-37, November 2020.

"Inisiatif tersebut kini hanya dikhususkan untuk perjalanan bisnis esensial, tetapi sektor pariwisata juga bisa memainkan peran penting untuk meningkatkan harmonisasi penerapan protokol kesehatan dan mekanisme pelacakan kontak dalam pilar ASEAN," kata Angela saat berbicara di forum "The 20th Meeting of ASEAN Plus Three (China, Japan, and Republic of Korea) Tourism Ministers" yang berlangsung secara daring, Jumat (5/2/2021).

(Baca juga:

Kerja sama ASEAN Plus Three (APT) adalah forum konsultasi antara ASEAN dengan negara-negara Plus Three (China, Jepang, dan Korea Selatan). APT dibentuk pada 1997 di saat kawasan Asia sedang dilanda krisis ekonomi.

Selain kerja sama politik dan ekonomi, kerja sama APT juga meliputi sektor-sektor, antara lain, pendidikan melalui pertukaran pelajar, promosi sektor pariwisata, serta peningkatan kapasitas di bidang pengelolaan bencana dan kesehatan publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Ventour Award 2026:...
Ventour Award 2026: Apresiasi Para Konsultan dengan Konstribusi Terbaik
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Rekomendasi
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved