Khawatir Pemilu 2024 Bar-bar, Revisi Anggaran Perlu Didorong
Rabu, 10 Februari 2021 - 16:44 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Politisi Golkar Muslim Jaya ButarButar mendorong revisi UU Pemilu dan Pilkada demi kesuksesan 2024 mendatang. Revisi tersebut dinilai penting mengingat beban berat bakal dipikul penyelenggara pemilu apabila tetap diselenggarakan secara serentak.
"Mengingat beban maha berat revisi sebaiknya tetap dilanjutkan untuk menghasilkan Pemilukada 2024 yang semakin berkualitas," ujar dia, Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Pengesahan Prolegnas Prioritas 2021 Terganjal RUU Pemilu
Menurut dia revisi tersebut juga diperlukan agar tidak menghasilkan penyelanggaraan pemilu yang bar-bar mengingat waktunya yang sudah dekat. Pasalnya untuk penyelenggaraan satu agenda pemilu membutuhkan waktu 8 bulan. Itupun, kata dia masih banyak kekurangan, bagaimana jadinya kalau pemilu dilakukan 3 kali dalam tahun 2024 (DPR, DPRD Provinsi, Kabupaten Kota, Pipres, dan Pilkada ) akan semakin membuat kualitas demokrasi menurun.
"Kualitas pemilu dan agenda demokrasi berjalan atau tidak kedepan, menjadi beban tanggung jawab Dewan Perwakilan Rakyat sebagai penginisiasi revisi Undang-Undang Pemilu," tandas dia.
"Mengingat beban maha berat revisi sebaiknya tetap dilanjutkan untuk menghasilkan Pemilukada 2024 yang semakin berkualitas," ujar dia, Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Pengesahan Prolegnas Prioritas 2021 Terganjal RUU Pemilu
Menurut dia revisi tersebut juga diperlukan agar tidak menghasilkan penyelanggaraan pemilu yang bar-bar mengingat waktunya yang sudah dekat. Pasalnya untuk penyelenggaraan satu agenda pemilu membutuhkan waktu 8 bulan. Itupun, kata dia masih banyak kekurangan, bagaimana jadinya kalau pemilu dilakukan 3 kali dalam tahun 2024 (DPR, DPRD Provinsi, Kabupaten Kota, Pipres, dan Pilkada ) akan semakin membuat kualitas demokrasi menurun.
"Kualitas pemilu dan agenda demokrasi berjalan atau tidak kedepan, menjadi beban tanggung jawab Dewan Perwakilan Rakyat sebagai penginisiasi revisi Undang-Undang Pemilu," tandas dia.
Lihat Juga :