Dukung Profesi Akuntan Indonesia, ICAEW dan IAPI Lanjutkan Kerjasama
Jum'at, 12 Februari 2021 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, kedua institusi telah menjalin hubungan kerjasama yang erat sejak perjanjian pertama ditandatangani pada tahun 2015, dan perpanjangan perjanjian baru ini berfungsi untuk memperkuat dukungan bagi profesi akuntansi di seluruh Indonesia.
"Kami akan berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman anggota kami dalam mengatasi tantangan dan membantu meningkatkan ekonomi global," tuturnya.
IAPI dan ICAEW juga mengadakan diskusi panel bersama dengan judul “Improving audit quality and culture during COVID-19 and beyond”. Diskusi ini membicarakan tentang pentingnya membangun kultur audit demi menjaga kepercayaan kepada profesi akuntan selama pandemi dan proses pemulihannya.
(Baca juga: Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda? )
Diskusi tersebut juga membahas tantangan audit umum yang dihadapi di Indonesia dan Inggris selama pandemi. Termasuk masalah dalam memperoleh bukti yang cukup, risiko yang terkait dengan teknologi, dan kemungkinan penipuan karena tekanan keuangan dalam bisnis. David berbagi temuan dari Inggris tentang kualitas audit, termasuk kesimpulan utama tentang apa yang dapat dilakukan auditor untuk meningkatkan budaya audit.
Membuka sesi diskusi ini, Firmansyah N. Nazaroedin mengucapkan selamat kepada IAPI dan ICAEW atas kolaborasi berkelanjutan yang telah dibina selama ini. Menurut dia, hal ini akan mendukung perkembangan profesionalitas dan kapasitas intelektual akuntan publik di negeri ini.
"Kami akan berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman anggota kami dalam mengatasi tantangan dan membantu meningkatkan ekonomi global," tuturnya.
IAPI dan ICAEW juga mengadakan diskusi panel bersama dengan judul “Improving audit quality and culture during COVID-19 and beyond”. Diskusi ini membicarakan tentang pentingnya membangun kultur audit demi menjaga kepercayaan kepada profesi akuntan selama pandemi dan proses pemulihannya.
(Baca juga: Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda? )
Diskusi tersebut juga membahas tantangan audit umum yang dihadapi di Indonesia dan Inggris selama pandemi. Termasuk masalah dalam memperoleh bukti yang cukup, risiko yang terkait dengan teknologi, dan kemungkinan penipuan karena tekanan keuangan dalam bisnis. David berbagi temuan dari Inggris tentang kualitas audit, termasuk kesimpulan utama tentang apa yang dapat dilakukan auditor untuk meningkatkan budaya audit.
Membuka sesi diskusi ini, Firmansyah N. Nazaroedin mengucapkan selamat kepada IAPI dan ICAEW atas kolaborasi berkelanjutan yang telah dibina selama ini. Menurut dia, hal ini akan mendukung perkembangan profesionalitas dan kapasitas intelektual akuntan publik di negeri ini.
Lihat Juga :