Dukung Profesi Akuntan Indonesia, ICAEW dan IAPI Lanjutkan Kerjasama

Jum'at, 12 Februari 2021 - 08:08 WIB
loading...
Dukung Profesi Akuntan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - ICAEW (the Institute of Chartered Accountants in England and Wales) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) telah menandatangani perpanjangan nota kesepahaman (MoU), demi komitmen bersama untuk mendorong profesi akuntan di Indonesia.

Perpanjangan MoU ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan standar profesi antara kedua institusi. ICAEW juga telah berkomitmen untuk memberikan peluang dan dukungan kepada anggota IAPI di Indonesia sepanjang karir mereka di bidang akuntansi, bisnis, dan finansial.

Lebih lanjut, perpanjangan nota kesepakatan ini juga kembali menegaskan visi ICAEW dan IAPI untuk meningkatkan kualitas pendidikan akuntansi publik di Indonesia.

Presiden ICAEW David Matthews dan Ketua IAPI Tarkosunaryo menandatangani perpanjangan nota kesepakatan tersebut dalam seremoni virtual yang disaksikan oleh perwakilan dari kedua institusi. Turut hadir Kepala Komite Profesi Akuntan Publik, Kementerian Keuangan, Firmansyah N. Nazaroedin.

“Mewakili ICAEW, saya dengan bangga dan gembira memperbarui nota kesepakatan kami dengan IAPI," ujar David dalam keterangan tertulis pada Kamis (11/2/2021).

(Baca juga: Satu Lagi dari Sri Mulyani: Jadi 'Pentolan' Koalisi Menteri Keuangan Dunia )

Menurut dia, kedua institusi telah menjalin hubungan kerjasama yang erat sejak perjanjian pertama ditandatangani pada tahun 2015, dan perpanjangan perjanjian baru ini berfungsi untuk memperkuat dukungan bagi profesi akuntansi di seluruh Indonesia.

"Kami akan berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman anggota kami dalam mengatasi tantangan dan membantu meningkatkan ekonomi global," tuturnya.

IAPI dan ICAEW juga mengadakan diskusi panel bersama dengan judul “Improving audit quality and culture during COVID-19 and beyond”. Diskusi ini membicarakan tentang pentingnya membangun kultur audit demi menjaga kepercayaan kepada profesi akuntan selama pandemi dan proses pemulihannya.

(Baca juga: Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda? )

Diskusi tersebut juga membahas tantangan audit umum yang dihadapi di Indonesia dan Inggris selama pandemi. Termasuk masalah dalam memperoleh bukti yang cukup, risiko yang terkait dengan teknologi, dan kemungkinan penipuan karena tekanan keuangan dalam bisnis. David berbagi temuan dari Inggris tentang kualitas audit, termasuk kesimpulan utama tentang apa yang dapat dilakukan auditor untuk meningkatkan budaya audit.

Membuka sesi diskusi ini, Firmansyah N. Nazaroedin mengucapkan selamat kepada IAPI dan ICAEW atas kolaborasi berkelanjutan yang telah dibina selama ini. Menurut dia, hal ini akan mendukung perkembangan profesionalitas dan kapasitas intelektual akuntan publik di negeri ini.

Saya juga ingin berterima kasih kepada IAPI dan ICAEW yang telah berhasil menyelenggarakan diskusi panel bersama yang penuh dengan wawasan. Bersama-sama kita dapat mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 dan membangun profesi akuntansi guna membantu pemulihan ekonomi di Indonesia," paparnya.

(Baca juga: Update Covid-19: Positif 1.191.990 Orang, 993.117 Sembuh dan 32.381 Meninggal )

Sementara itu Tarkosunaryo menyampaikan, selama masa-masa sulit ini, kolaborasi antara anggota organisasi akuntansi menjadi semakin penting. "Hari ini kami menandatangani perpanjangan MoU antara IAPI dan ICAEW, yang saya percaya akan menguntungkan kedua institusi dan seluruh anggotanya," ujarnya.

Dia pun berharap kemitraan ini dapat memperkuat kemungkinan kerjasama dalam tata kelola perusahaan, etika profesional, pengembangan profesional berkelanjutan, pelatihan konten profesional, kontrol kualitas, pendidikan, dan pemeriksaan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sistem Pelaporan Satu...
Sistem Pelaporan Satu Pintu Perkuat Peran Strategis Akuntan Publik
TYMBA Education Group...
TYMBA Education Group Jalin Kemitraan Strategis dengan ACCA dan JBS
Dua Dekade NCCR 2024...
Dua Dekade NCCR 2024 Menyoroti Transparansi dan Akuntabilitas dalam Keberlanjutan
Lewat Inovasi, Pelaku...
Lewat Inovasi, Pelaku Bisnis Kian Mudah Mengelola Keuangan
ISCA Teken MoU dengan...
ISCA Teken MoU dengan Asosiasi Profesi Akuntansi dan Lembaga Pendidikan RI
Ajang Meningkatkan Kualitas...
Ajang Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Akuntan Publik
Raih Doktor Ekonomi...
Raih Doktor Ekonomi di Universitas Trisakti, Sabar L Tobing Tawarkan Gagasan Pajak Digital
Cerita Yosef, Siswa...
Cerita Yosef, Siswa NTT yang Merantau 6 Tahun Demi Lolos UTBK SNBT 2026 di IPB
10 Jurusan Kuliah Bergaji...
10 Jurusan Kuliah Bergaji Tinggi, dari Teknik Nuklir hingga Ekonomi
Rekomendasi
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved