Rawan Terpeleset jadi Buzzer, Pemerintah Disarankan Hapus Anggaran Influencer
Sabtu, 13 Februari 2021 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk sosialisasi kebijakan kan bisa gandeng media resmi yang pengawasannya mudah. Kalau pakai influencer apa bisa transparan ke publik karena ini kan uang pajak,” ucapnya.
Sebagai salah satu contohnya adalah program vaksinasi yang melibatkan banyak influencer. Menurutnya, selama transparansinya tidak bisa dipertanggung jawabkan, maka anggaran tersebut ada baiknya dialihkan ke pos lain.
Apalagi, saat ini pemerintah tengah perang melawan pandemi covid-19 yang terjadi hampir satu tahun lamanya. Maka, pemerintah membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk kesehatan dan stimulus ekonomi.
(Baca juga: Pasien COVID-19 yang Sedang Isolasi Kabur ke Gorong-gorong, Petugas Berjibaku Mengevakuasi )
“Misalnya ada influencer dorong program vaksinasi, ya harus disebutkan dari mana anggarannya, kementerian apa. Selama transparansi nya tidak bisa dipertanggung jawabkan maka anggaran influencer bisa di relokasikan ke pos lain. Pemerintah kan sedang butuh dana untuk belanja kesehatan dan stimulus ekonomi,” jelasnya.
Sebagai salah satu contohnya adalah program vaksinasi yang melibatkan banyak influencer. Menurutnya, selama transparansinya tidak bisa dipertanggung jawabkan, maka anggaran tersebut ada baiknya dialihkan ke pos lain.
Apalagi, saat ini pemerintah tengah perang melawan pandemi covid-19 yang terjadi hampir satu tahun lamanya. Maka, pemerintah membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk kesehatan dan stimulus ekonomi.
(Baca juga: Pasien COVID-19 yang Sedang Isolasi Kabur ke Gorong-gorong, Petugas Berjibaku Mengevakuasi )
“Misalnya ada influencer dorong program vaksinasi, ya harus disebutkan dari mana anggarannya, kementerian apa. Selama transparansi nya tidak bisa dipertanggung jawabkan maka anggaran influencer bisa di relokasikan ke pos lain. Pemerintah kan sedang butuh dana untuk belanja kesehatan dan stimulus ekonomi,” jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :