BPDPKS Terima Penghargaan Pembinaan Pers dari PWI Pusat dalam Hari Pers Nasional 2021
Senin, 15 Februari 2021 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Eddy Abdurrachman menyambut penuh upaya tersebut, ke depannya sinergi antara media dan BPDPKS akan lebih ditingkatkan dalam mendorong pembangunan secara berkelanjutan.
(Baca juga:Ada Pandemi, Pasar Ekspor Kelapa Sawit Masih Menjanjikan)
“Kami yakin sinergi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan BPDPKS melalui peranan pers yang dominan dalam menyampaikan fakta objektif tentang industri sawit dengan melakukan program pelatihan wartawan bersama PWI Pusat,” jawab Eddy.
Airlangga Hartarto mengatakan hal serupa, kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang perlu dijaga karena memberikan stimulus yang paling besar bagi perekonomian nasional, serta mendorong ekonomi kerakyatan.
(Baca juga:Wamendag Waspadai Kampanye Anti Kelapa Sawit di Swiss)
“Di saat banyak sektor ekonomi terdampak akibat pandemi Covid-19, industri sawit menjadi salah satu sektor industri yang tidak terdampak. Sebanyak 16 juta pekerja kelapa sawit tetap bekerja produktif di tengah ketidakpastian sektor ekonomi lainnya,” papar Airlangga.
Perlunya keterlibatan media dalam menjaga eksistensi insutri tersebut dengan masifnya pemberitaan yang dilakukan. Maraknya isu negatif yang menghantam industri sawit, membuat pemerintah bergerak dengan melakukan gugatan kepada WTO terkait kebijakan diskriminatif kelapa sawit.
(Baca juga:Ada Pandemi, Pasar Ekspor Kelapa Sawit Masih Menjanjikan)
“Kami yakin sinergi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan BPDPKS melalui peranan pers yang dominan dalam menyampaikan fakta objektif tentang industri sawit dengan melakukan program pelatihan wartawan bersama PWI Pusat,” jawab Eddy.
Airlangga Hartarto mengatakan hal serupa, kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang perlu dijaga karena memberikan stimulus yang paling besar bagi perekonomian nasional, serta mendorong ekonomi kerakyatan.
(Baca juga:Wamendag Waspadai Kampanye Anti Kelapa Sawit di Swiss)
“Di saat banyak sektor ekonomi terdampak akibat pandemi Covid-19, industri sawit menjadi salah satu sektor industri yang tidak terdampak. Sebanyak 16 juta pekerja kelapa sawit tetap bekerja produktif di tengah ketidakpastian sektor ekonomi lainnya,” papar Airlangga.
Perlunya keterlibatan media dalam menjaga eksistensi insutri tersebut dengan masifnya pemberitaan yang dilakukan. Maraknya isu negatif yang menghantam industri sawit, membuat pemerintah bergerak dengan melakukan gugatan kepada WTO terkait kebijakan diskriminatif kelapa sawit.
Lihat Juga :