Neraca Dagang Januari Ternyata Tak Berdampak pada Rupiah

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:47 WIB
loading...
Neraca Dagang Januari...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah pada perdagangan hari ini (16/2). Mata uang Garuda melemah ke level Rp 13.930 per USD atau turun sebesar 20 poin.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, meski perdagangan Indonesia pada Januari 2021 membaik, namun tidak memberikan dampak positif terhadap rupiah. ( Baca juga:Kurs Rupiah Berpeluang Menguat Usai Banjir Sentimen Positif )

"Membaiknya data NPI (neraca pembayaran Indonesia) tersebut membuktikan bahwa pemerintah bekerja keras untuk menghidupkan kembali perekonomian yang sebelumnya terjadi stagnasi karena pandemi Covid-19 yang belum ada kejelasan kapan akan berakhir," kata Ibrahim di Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Ia mengungkapkan saat ini pelaku pasar tengah menunggu kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) untuk periode Februari 2021. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGBI) akan dilaksanakan pada 17-18 Februari mendatang dan hasil dari rapat tersebut akan disampaikan pada 18 Februari mendatang.

"Berdasarkan informasi yang saya terima ada sebagian analis yang mengharapkan suku bunga acuan diturunkan 0,25% dan sebagian lagi analis tetap mempertahankan suku bunga di 3,75%," ujarnya.

Ia menilai, kemungkinan besar Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan di 3,75% dengan melihat bank sentral global sampai saat ini masih mempertahankan suku dalam setiap pertemuannya. ( Baca juga:Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka )

"Selain itu menguatnya mata uang rupiah di bawah Rp14.000 itu sudah cukup bagus dan ini mengindikasikan bahwa fundamental ekonomi masih bisa dikendalikan," katanya.

Untuk perdagangan besok, ia memprediksi mata uang garuda akan dibuka melemah. Namun akan menguat di akhir perdagangan pada rentan Rp13.900 sampai Rp13.950.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Kick-off Malam Ini!
Lantik 734 Perwira Prajurit...
Lantik 734 Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI Tekankan Adaptasi Teknologi
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Berita Terkini
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Rights Issue, cashUP...
Rights Issue, cashUP Siapkan Modal Baru untuk Perluasan Ekosistem Merchant
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved