Kurs Rupiah Berpeluang Menguat Usai Banjir Sentimen Positif

Selasa, 16 Februari 2021 - 09:37 WIB
loading...
Kurs Rupiah Berpeluang...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berpeluang positif untuk menguat seiring ekspektasi pasar terhadap paket stimulus di Amerika Serikat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada pekan kedua ini, berpeluang positif untuk menguat seiring ekspektasi pasar terhadap paket stimulus di Amerika Serikat. Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, minat pasar terhadap aset berisiko terlihat masih tinggi pagi ini.

"Indeks-indeks saham menguat. Minat pasar ini didukung berita positif mengenai kemajuan vaksinasi covid-19 global, menurunnya kasus baru harian covid-19, dan prospek stimulus besar pemerintah AS," kata Ariston di Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Ayo Perusahaan Unicorn Melantai di Bursa Saham, BEI Sudah Siap-siap

Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS hari ini. Dari dalam negri, selain kasus baru harian covid-19 yang juga menurun, surplus neraca perdagangan Indonesia bulan Januari juga bisa membantu penguatan rupiah hari ini.

"Potensi kisaran hari ini Rp13.850 hingga Rp13.980," tandasnya.

Baca Juga: Mau Main di Bursa Berjangka? Jangan Sembarang Pilih Pialang

Sebagai informasi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Januari 2021 mencetak surplus USD1,96 miliar. Surplus ini didapatkan dari pengurangan nilai ekspor yang mencapai sebesar USD15,30 miliar dan impor sebesar USD13,34 miliar pada periode Januari 2021. Hal itu diyakini bakal menjadi sentimen bagi pergerakan rupiah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Rekomendasi
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Berita Terkini
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Jatuh ke 6.185 di Tengah Mundurnya Bos BI
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved