Demi UMKM Tembus Pasar Internasional, Kuncinya 'Keroyokan' Multistakeholder
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Diantaranya, pengadaan tempat usaha bagi UMKM minimal 30% dari luas infrastruktur publik, pengembangan inkubasi usaha, fasilitasi pembiayaan dan insentif fiskal, kemudahan izin usaha KUMKM, dan Belanja K/L 40% bagi UMKM.
Baca Juga: Pelaku Film, Motor Custom hingga Desain Diajak Teten Bikin Koperasi Kreatif Meski nilai ekspor Indonesia tahun 2020 sebesar USD163,31 miliar mengalami penurunan sebesar 2,61% yoy dibandingkan tahun 2019, Teten tetap optimis.
Berdasarkan data BPS Februari 2021 dan Statistik Kemendagri 2021, Teten melihat neraca perdagangan Indonesia masih bisa mengandalkan surplus USD21,74 miliar, dari sektor yang terus bertumbuh yaitu pertanian dan industri pengolahan.
"Terlebih, UMKM ini kan tulang punggung perekonomian Indonesia. Data BPS menunjukkan 64 juta UMKM berkontribusi 60% dari total PDB Indonesia, serta menyerap 97% tenaga kerja," ulas Teten.
Baca Juga: Pelaku Film, Motor Custom hingga Desain Diajak Teten Bikin Koperasi Kreatif Meski nilai ekspor Indonesia tahun 2020 sebesar USD163,31 miliar mengalami penurunan sebesar 2,61% yoy dibandingkan tahun 2019, Teten tetap optimis.
Berdasarkan data BPS Februari 2021 dan Statistik Kemendagri 2021, Teten melihat neraca perdagangan Indonesia masih bisa mengandalkan surplus USD21,74 miliar, dari sektor yang terus bertumbuh yaitu pertanian dan industri pengolahan.
"Terlebih, UMKM ini kan tulang punggung perekonomian Indonesia. Data BPS menunjukkan 64 juta UMKM berkontribusi 60% dari total PDB Indonesia, serta menyerap 97% tenaga kerja," ulas Teten.
(akr)
Lihat Juga :