Demi Program Langit Biru, BBM Ramah Lingkungan Wajib Digunakan
Jum'at, 19 Februari 2021 - 13:15 WIB
loading...
Penggunaan BBM ramah lingkungan perlu digenjot. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) , Tulus Abadi meminta pemerintah untuk segera mengimplementasikan Program Langit Biru dan mereduksi gas karbon sebagaimana janji Presiden Jokowi pada Protokol Paris 2015 silam.
Untuk merealisasikannya, Tulus mendesak agar penggunaan jenis BBM ramah lingkungan (berstandar Euro 2) menjadi suatu keharusan. Terlebih lagi saat ini sektor transportasi darat di Indonesia tercatat sebagai penyumbang 75 persen polusi udara yang terjadi.
"Penggunaan sepeda motor saat ini bahkan hingga ke gang kecil. Itu menyebabkan polusi udara dan juga polusi suara,” ujarTulus dalam keterangannya, Jumat (19/2/2021).
Untuk itu, Tulus mengajak seluruh stakeholder memiliki visi yang sama untuk secara konsisten mewujudkan dan menggunakan BBM ramah lingkungan. "Kami berharap kementerian, Pemerintah Pusat dan Pemda sejalan mendorong kebijakan BBM yang ramah lingkungan, yang digagas oleh Kementerian LHK. Bahkan kami minta selevel Jakarta sudah tidak ada BBM yang kualitasnya rendah seperti premium," jelas Tulus. (Baca juga:Jangan Mau Kalah dengan Negara Tetangga, RI Perlu Terapkan BBM Ramah Lingkungan)
Menurut dia,saat ini Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI)di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta terus menurun. Dia menyebutkan AQI Jakarta saat ini skornya 175 yang masuk kategori tidak sehat.
Untuk merealisasikannya, Tulus mendesak agar penggunaan jenis BBM ramah lingkungan (berstandar Euro 2) menjadi suatu keharusan. Terlebih lagi saat ini sektor transportasi darat di Indonesia tercatat sebagai penyumbang 75 persen polusi udara yang terjadi.
"Penggunaan sepeda motor saat ini bahkan hingga ke gang kecil. Itu menyebabkan polusi udara dan juga polusi suara,” ujarTulus dalam keterangannya, Jumat (19/2/2021).
Untuk itu, Tulus mengajak seluruh stakeholder memiliki visi yang sama untuk secara konsisten mewujudkan dan menggunakan BBM ramah lingkungan. "Kami berharap kementerian, Pemerintah Pusat dan Pemda sejalan mendorong kebijakan BBM yang ramah lingkungan, yang digagas oleh Kementerian LHK. Bahkan kami minta selevel Jakarta sudah tidak ada BBM yang kualitasnya rendah seperti premium," jelas Tulus. (Baca juga:Jangan Mau Kalah dengan Negara Tetangga, RI Perlu Terapkan BBM Ramah Lingkungan)
Menurut dia,saat ini Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI)di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta terus menurun. Dia menyebutkan AQI Jakarta saat ini skornya 175 yang masuk kategori tidak sehat.
Lihat Juga :