Pak Jokowi! Begini Nih Kelakuan Industri Perbankan Kita

Senin, 22 Februari 2021 - 13:50 WIB
loading...
Pak Jokowi! Begini Nih...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA -

Di saat Bank Indonesia (BI) sudah habis-habisan mencurahkan berbagai keringanan demi mendorong perekonomian berputar, namun seolah ada yang menusuk dari belakang yaitu perbankan. Karena dari sisi suku bunga kredit bank tidak melangkah bersama dengan penurunan suku bunga acuan BI yang terus turun habis-habisan.

Data Bank Indonesia menunjukkan bagaimana sejak Juni 2019 perbankan sangat responsif ikut menurunkan bunga deposito hingga 225 basis poin mengikuti kebijakan BI. Tapi tidak dengan suku bunga kreditnya yang hanya bergerak merayap pelan. Ini ironis mengingat usaha totalitas BI yang terus mencoba memberikan berbagai stimulus dari baik dari sisi supply dan demand.( Baca juga:Bank Indonesia Dorong Pesantren Sebagai Sentra Ekonomi Baru )

"Kalau dilihat secara jangka panjang suku bunga BI turun selalu diikuti suku bunga deposito. Penurunannya 225 basis poin sejak Juni 2019. Penurunan deposito selalu hampir sama dengan BI dan sangat responsif. Tapi suku bunga kreditnya sangat rigid dan spread meningkat mengalami pelebaran. Ini artinya bank coba cari keuntungan besar saat seperti ini," ujar Asisten Gubernur Bank Indonenesia bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial Juda Agung dalam sesi webinar dengan jurnalis hari ini di Jakarta.

Sebagai informasi, penurunan suku bunga kredit bank masih terbatas, atau hanya sebesar 83 bps ke level 9,70% selama tahun 2020.

Maka dari itu, dia meminta para bank untuk bisa menyesuaikan suku bunga kreditnya. Sebab, dengan masih tingginya bunga kredit maka tidak maksimal mendorong perekonomian berputar.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved