Langkah Erick Thohir Bujuk Singapura untuk Tanam Duit Dinilai Tepat
Selasa, 23 Februari 2021 - 11:07 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menawarkan kerja sama ekonomi dengan Singapura . Kepada otoritas Singapura, Indonesia menawarkan tiga sektor yang dapat disinergikan, yakni energi, pariwisata, dan sektor keuangan.
Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai, aksi korporasi pemerintah tersebut sangat tepat. Dia beralasan, investasi asing langsung (foreign direct investment) Singapura di Indonesia berada di urutan teratas. Dengan begitu, tawaran kerja sama Erick kepada Singapura di sektor energi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadi penting. ( Baca juga:Uang Beredar pada Januari Kemarin Turun Dibanding Bulan Sebelumnya )
"Investasi Singapura di Indonesia ada dalam urutan teratas sebagai direct foreign investment. Jadi menawarkan program kerja sama di sektor energi, turisme dan sektor finansial menjadi penting bagi Indonesia saat ini ke investor Singapura," ujar Toto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (23/2/2021).
Sektor energi di Indonesia misalnya, pemerintah sedang berfokus pada peningkatan jumlah oil refinery dan investasi renewable energy atau energi terbarukan. Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) saat ini membutuhkan capital expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar USD125 miliar (AS) sampai dengan 2025 untuk menggenjot program tersebut.
Toto mencatat, sinergi antara Indonesia-Singapura menjadi alternatif bagi pembiayaan Pertamina dalam meningkatkan oil refinery dan renewable energy di dalam negeri. "Jadi kerja sama dengan investor luar jelas diperlukan," kata dia.
Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai, aksi korporasi pemerintah tersebut sangat tepat. Dia beralasan, investasi asing langsung (foreign direct investment) Singapura di Indonesia berada di urutan teratas. Dengan begitu, tawaran kerja sama Erick kepada Singapura di sektor energi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadi penting. ( Baca juga:Uang Beredar pada Januari Kemarin Turun Dibanding Bulan Sebelumnya )
"Investasi Singapura di Indonesia ada dalam urutan teratas sebagai direct foreign investment. Jadi menawarkan program kerja sama di sektor energi, turisme dan sektor finansial menjadi penting bagi Indonesia saat ini ke investor Singapura," ujar Toto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (23/2/2021).
Sektor energi di Indonesia misalnya, pemerintah sedang berfokus pada peningkatan jumlah oil refinery dan investasi renewable energy atau energi terbarukan. Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) saat ini membutuhkan capital expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar USD125 miliar (AS) sampai dengan 2025 untuk menggenjot program tersebut.
Toto mencatat, sinergi antara Indonesia-Singapura menjadi alternatif bagi pembiayaan Pertamina dalam meningkatkan oil refinery dan renewable energy di dalam negeri. "Jadi kerja sama dengan investor luar jelas diperlukan," kata dia.
Lihat Juga :