Harga Vaksin Gotong Royong di Kisaran Rp500 Ribu hingga Rp1 Juta
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Harya Bimo juga menjelaskan, dirinya belum bisa memastikan berapa harga pasti dari vaksin yang akan digunakan dalam program vaksin gotong royong ini. Harya berpendapat, harga vaksin ini akan berbeda-berbeda karena akan ditentukan oleh berbagai macam faktor.
“Saya memperkirakan, jika vaksin yang dipilih adalah Moderna, Sputnik, dan Sinopharm, harga vaksin gotong royong akan berada di kisaran Rp 500.000-Rp1.000.000. Harga ini kemungkinan juga bisa berubah-ubah akibat banyak faktor yang memengaruhinya seperti, bahan baku yg berbeda dalam pembuatan vaksin, efikasi dari setiap vaksin, biaya logistik untuk distribusi serta faktor teknologi penyimpanan vaksin tersebut,” tutup Harya Bimo.
Sebagai informasi, Klinik Pintar IDI adalah sebuah klinik kesehatan berbasis teknologi yang dapat diakses oleh pasien guna memudahkan proses berobat, baik di klinik, di rumah, maupun di kantor atau lokasi usaha lainnya. ( Baca juga:Salatiga Gempar, Pemotor Meninggal Mendadak Usai Bersitegang di Jalan )
Klinik pintar memiliki 77 cabang di 44 kota di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua dan melayani jutaan pelanggan. Jaringan klinik canggih ini bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) guna meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan klinik di jaringannya melalui digitalisasi dan standarisasi layanan.
Dr. Eko S Nugroho MPH sebagai Chief Medical Officer dari Klinik Pintar IDI menambahkan,"Keberadaan jaringan Klinik Pintar IDI yang tersebar mempermudah kami dalam menjangkau lokasi kantor dan perusahaan di seluruh Indonesia. Kami juga siap melakukan vaksinasi secara massal di lokasi kantor dan perusahaan sesuai dengan tata cara yang disyaratkan oleh pemerintah".
“Saya memperkirakan, jika vaksin yang dipilih adalah Moderna, Sputnik, dan Sinopharm, harga vaksin gotong royong akan berada di kisaran Rp 500.000-Rp1.000.000. Harga ini kemungkinan juga bisa berubah-ubah akibat banyak faktor yang memengaruhinya seperti, bahan baku yg berbeda dalam pembuatan vaksin, efikasi dari setiap vaksin, biaya logistik untuk distribusi serta faktor teknologi penyimpanan vaksin tersebut,” tutup Harya Bimo.
Sebagai informasi, Klinik Pintar IDI adalah sebuah klinik kesehatan berbasis teknologi yang dapat diakses oleh pasien guna memudahkan proses berobat, baik di klinik, di rumah, maupun di kantor atau lokasi usaha lainnya. ( Baca juga:Salatiga Gempar, Pemotor Meninggal Mendadak Usai Bersitegang di Jalan )
Klinik pintar memiliki 77 cabang di 44 kota di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua dan melayani jutaan pelanggan. Jaringan klinik canggih ini bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) guna meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan klinik di jaringannya melalui digitalisasi dan standarisasi layanan.
Dr. Eko S Nugroho MPH sebagai Chief Medical Officer dari Klinik Pintar IDI menambahkan,"Keberadaan jaringan Klinik Pintar IDI yang tersebar mempermudah kami dalam menjangkau lokasi kantor dan perusahaan di seluruh Indonesia. Kami juga siap melakukan vaksinasi secara massal di lokasi kantor dan perusahaan sesuai dengan tata cara yang disyaratkan oleh pemerintah".
(uka)
Lihat Juga :