Wih Bakal Ada Raksasa Teknologi IPO di BEI, Siapa Hayo?

loading...
Wih Bakal Ada Raksasa Teknologi IPO di BEI, Siapa Hayo?
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kabar adanya perusahaan teknologi atau unicorn yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menguat. Komisaris BEI, Pandu Patria Sjahrir bahkan menyebut akan ada dua sampai tiga perusahaan teknologi yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa tahun ini.

"Perusahaan teknologi beberapa yang memang sekarang sedang register. Kalau register Insya Allah tahun ini lah, saya gatau, apakah Juni, Juli apa akhir tahun, tapi itu saya rasa akan tahun ini," ujar Pandu dalam acara Edukasi Wartawan BEI, Selasa (23/2/2021).

"Ada dua-tiga nama (perusahaan) yang di berita, tapi ga elok kalau kami yang berbicara," sambungnya.

Baca Juga: Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300



Pandu menambahkan, perusahaan-perusahaan teknologi ini terbilang perusahaan besar. Jika perusahaan tersebut melakukan IPO di BEI maka itu merupakan kabar baik bagi pasar modal Indonesia.

"Mereka juga sebenarnya lebih ke perusahaan teknologi yang besar dan itu juga pertanda yang bagus bahwa berarti bursa kita diterima untuk suatu perusahaan yang sudah cukup juga untuk menerima perusahaan-peeusahaan teknologi," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi berharap dengan masuknya perusahaan teknologi ke Bursa akan menambah banyak new economy companies untuk turut melakukan IPO.



Baca Juga: Emiten Kelompok Teknologi Catatkan Pertumbuhan Tertinggi di Bursa

"Alhamdulillah sebagian diantaranya sebenarnya bukan perusahaan kecil lagi bahkan perusahaan-perusahaan yang kita harapkan mengisi deretan perusahaan terbesar yang ada di Bursa nantinya," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo, menyebutkan pada tahun ini ada 29 calon perusahaan yang melakukan IPO. Per 5 Februari 2021, sebanyak 6 perusahaan telah listing. "Akan ada perusahaan unicorn e-commerce besar di bursa," ucap Laksono, dalam diskusi dari Kamis (11/2/2021). Namun, dia tidak menjelaskan siapakah perusahaan unicorn mana yang akan melantai di pasar modal.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top