Hery Gunardi Beberkan Kondisi Perbankan di Masa Pandemi

Kamis, 25 Februari 2021 - 19:21 WIB
loading...
Hery Gunardi Beberkan...
Krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 mempengaruhi hampir semua lini bisnis. Tak terkecuali juga pada sektor perbankan. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi beberkan kondisinya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 mempengaruhi hampir semua lini bisnis. Tak terkecuali juga pada sektor perbankan . Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) , Hery Gunardi mengatakan, perlambatan pertumbuhan perbankan menyusul masih lemahnya ekonomi Indonesia. Meskipun sudah mulai membaik, namun pada kuartal IV pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengalami -2,19%.

"Nah ini kita mesti mencermati kondisi ini. 2020 kita sadar bahwa kondisi ekonomi yang belum membaik, walaupun kuartal IV sudah ada tanda-tanda perbaikan. Tapi masih negatif 2,19%. Dan pertumbuhan ekonomi mengakibatkan banyak kondisi dan ini juga diakibatkan oleh pertumbuhan perbankan yang melambat," ujarnya dalam acara rakornas BSI, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: Bos Bank Syariah Indonesia Ungkap Krisis Pasti Datang

Perlambatan sektor perbankan ini juga karena minimnya permintaan pembiayaan. Wajar saja, karena aktivitas masyarakat dibatasi menyusul adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bisa bayangkan sektor produksi seperti pabrik kemudian perdagangan mal restoran pada saat kita PSBB itu tidak bisa terjadi movement manusia. Kalau manusianya enggak ada tidak terjadinya ekonomi," jelasnya.

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Jadi Tumpuan Jawab Tantangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Apalagi, ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat termasuk daya beli. Hal ini berbeda dengan negara-negara maju yang sudah industrinya sudah menggunakan mesin. "Karena pada dasarnya ekonomi Indonesia tergantung dari banyak orang karena kita masih padat karya di sini. Beda sama negara lain yang sudah pakai mesin," jelas Hery
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Rekomendasi
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved