Kinerja PT Vale Indonesia Ajib: Pendapatan Turun, Labanya Naik
Jum'at, 26 Februari 2021 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
INCO mencatatkan penurunan beban pokok pendapatan 4% menjadi USD640,4 juta dari sebelumnya USD664,3 juta. Penyebab utama turunnya beban pokok pendapatan adalah harga bahan bakar dan batu bara yang lebih rendah.
Pada tahun 2020, konsumsi HSFO dan diesel mengalami penurunan masing-masing sebesar 8% dan 12%, sementara konsumsi batu bara naik sebesar 15% bila dibandingkan dengan tahun 2019. Kenaikan konsumsi batu bara ini diimbangi dengan penurunan konsumsi HSFO dan diesel. Harga HSFO, diesel dan batubara mengalami penurunan masing-masing sebesar 36%, 31%, dan 17%.
Kas dan setara kas perseroan pada 31 Desember 2020 sebesar USD388,7 juta atau naik sebesar USD139,6 juta dari saldo pada 31 Desember 2019. ( Baca juga: 90 Pengungsi Rohingya Hanyut di Tengah Laut Andaman Beberapa Pekan )
"Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktivitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama perseroan, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi," kata dia.
INCO mencatatkan liabilitas sebesar USD294,27 juta dan ekuitas USD2,02 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi USD2,31 miliar dibanding tahun 2019 sebesar USD2,22 miliar.
Pada tahun 2020, konsumsi HSFO dan diesel mengalami penurunan masing-masing sebesar 8% dan 12%, sementara konsumsi batu bara naik sebesar 15% bila dibandingkan dengan tahun 2019. Kenaikan konsumsi batu bara ini diimbangi dengan penurunan konsumsi HSFO dan diesel. Harga HSFO, diesel dan batubara mengalami penurunan masing-masing sebesar 36%, 31%, dan 17%.
Kas dan setara kas perseroan pada 31 Desember 2020 sebesar USD388,7 juta atau naik sebesar USD139,6 juta dari saldo pada 31 Desember 2019. ( Baca juga: 90 Pengungsi Rohingya Hanyut di Tengah Laut Andaman Beberapa Pekan )
"Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktivitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama perseroan, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi," kata dia.
INCO mencatatkan liabilitas sebesar USD294,27 juta dan ekuitas USD2,02 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi USD2,31 miliar dibanding tahun 2019 sebesar USD2,22 miliar.
(uka)
Lihat Juga :