Cerita WNI di Australia Dapat BLT Subsidi Gaji Rp15 Juta per Dua Minggu
Jum'at, 26 Februari 2021 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Wow! Pengangguran di Australia Bakal Dapat BLT Rp12,5 Juta per Bulan
Akhirnya, Natalia harus mengakses subsidi JobSeeker yang tersedia bagi permanent resident dan warganegara Australia. Selama sebulan menunggu tunjangan disetujui dan masuk ke rekeningnya, ia dan suaminya harus hidup dengan sisa tabungan. JobSeeker memberikan pendapatan sebesar AU$1.100 (Rp11,5 juta) per dua minggu, (belum dipotong pajak). Jadi saya mendapatkan AU$654 (Rp6,8 juta) per minggu," katanya.
Kemudian setelah Pemerintah Australia mengeluarkan tunjangan JobKeeper, Natalia mendaftar dan beralih ke bantuan subsidi ini yang bernilai AU$1.500 (Rp15,6 juta) per dua minggu sebelum pajak. Meski nilainya jauh lebih kecil dari pendapatan mingguannya sebelum pandemi, Natalia mengatakan 'JobKeeper' saat ini masih membantu. "Saya berusaha mencukupkan, karena banyak yang berubah dari pendapatan hampir seribu atau seribu lebih (per minggu) langsung (turun) drastis," kata Natalia.
"Kembali lagi ke lifestyle (gaya hidup) dan bagaimana kita hidup untuk cukup di sini. Itu intinya. Jadi ini membantu, paling tidak, daripada 'nothing' (tidak sama sekali)," kata Yuanita yang tinggal di Melbourne.
"Selalu dapat AU$1.300 (Rp13,5 juta) terus, walau jam kerjanya cuma sedikit. Kadang tidak ada, seminggu sekali. Tapi itu cukup menguntungkan buat kaminya," ungkap dia.
Akhirnya, Natalia harus mengakses subsidi JobSeeker yang tersedia bagi permanent resident dan warganegara Australia. Selama sebulan menunggu tunjangan disetujui dan masuk ke rekeningnya, ia dan suaminya harus hidup dengan sisa tabungan. JobSeeker memberikan pendapatan sebesar AU$1.100 (Rp11,5 juta) per dua minggu, (belum dipotong pajak). Jadi saya mendapatkan AU$654 (Rp6,8 juta) per minggu," katanya.
Kemudian setelah Pemerintah Australia mengeluarkan tunjangan JobKeeper, Natalia mendaftar dan beralih ke bantuan subsidi ini yang bernilai AU$1.500 (Rp15,6 juta) per dua minggu sebelum pajak. Meski nilainya jauh lebih kecil dari pendapatan mingguannya sebelum pandemi, Natalia mengatakan 'JobKeeper' saat ini masih membantu. "Saya berusaha mencukupkan, karena banyak yang berubah dari pendapatan hampir seribu atau seribu lebih (per minggu) langsung (turun) drastis," kata Natalia.
"Kembali lagi ke lifestyle (gaya hidup) dan bagaimana kita hidup untuk cukup di sini. Itu intinya. Jadi ini membantu, paling tidak, daripada 'nothing' (tidak sama sekali)," kata Yuanita yang tinggal di Melbourne.
"Selalu dapat AU$1.300 (Rp13,5 juta) terus, walau jam kerjanya cuma sedikit. Kadang tidak ada, seminggu sekali. Tapi itu cukup menguntungkan buat kaminya," ungkap dia.
Lihat Juga :