Luhut dan Menteri Basuki Bahas Infrastruktur di Jatim, Pemerintah Gelontorkan Rp8,9 T

loading...
Luhut dan Menteri Basuki Bahas Infrastruktur di Jatim, Pemerintah Gelontorkan Rp8,9 T
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat koordinasi (Rakor) pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat koordinasi (Rakor) pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur . Rapat ini dibahas tentang pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta kawasan selingkar wilis dan lintas selatan.

"Kami akan membahas tentang progress, hambatan, dan alternatif penyelesaian dalam pembangunan infrastruktur di Jawa Timur," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/2/2021).

Baca Juga: Kementerian PUPR Gelar Koordinasi Program Pembangunan Infrastruktur dengan K/L Dalam rangka percepatan pembangunan Infrastruktur di Jawa Timur ini, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi berperan dalam mengawal perkembangan dan menyinergikannya.

"Di tahun 2021 ini, kami menyediakan anggaran sebesar Rp8,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur Provinsi Jawa Timur," ungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

Lebih rinci, dana yang dimaksud mencakup Rp4,27 triliun untuk sumber daya air; Rp1,41 triliun untuk permukiman; Rp2,65 triliun untuk jalan dan jembatan; serta 0,57 triliun untuk perumahan.



Baca Juga: Luhut Bertemu Utusan Khusus Presiden Amerika, Bahas Apa?

Terdapat lima agenda penting yang dibahas dalam kesempatan ini. Agenda tersebut mencakup, pertama, penanganan banjir Bengawan Solo dan Kali Lamong.

"Beberapa usulan quick wins yang akan direalisasikan pada tahun 2022, yakni percepatan penyelesaian Pembangunan Jabung Ring Dike, peningkatan kapasitas tampungan floodway di Lamongan, pengendalian banjir Sungai Bengawan Solo Hilir di Kabupaten Tuban, pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, dan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Jeroan," tembah Menko Luhut.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top