Banjir Jakarta Bikin PLN Kehilangan Pendapatan Hampir Rp1 M
Minggu, 28 Februari 2021 - 16:09 WIB
loading...
Banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Foto/Dok SINDOnews/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) kehilangan potensi pendapatan (potential loss) hampir Rp1 miliar akibat banjir yang melanda Jakarta beberapa waktu lalu.
General Manager PLN Disjaya Doddy Pangaribuan mengatakan, banjir di sejumlah titik di Ibukota berdampak pada penjualan listrik ke pelanggan. Ini dikarenakan ada sekitar 803 kilowatt per hour (KwH) yang tidak bisa dijual ke pelanggan.
(Baca juga: Banjir Bandang Terjang Malaka, Ratusan Rumah Warga Terendam Air Setinggi Paha )
"Kalau dirupiahkan sekitar Rp960 juta selama tiga hari. Dari pelanggan terdampak tadi. Itu bukan rugi ya, itu listriknya yang tidak terjual," ujarnya kepada Media, Minggu (28/2/2021).
Mengenai kerugiannya, Doddy mengaku belum melakukan perhitungan. Sebab, pihaknya masih fokus untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan. "Prinsipnya saat kejadian itu belum memikirkan kerugian, yang kami fokuskan pemulihan. Setelah selesai baru kita hitung-hitung," jelasnya.
General Manager PLN Disjaya Doddy Pangaribuan mengatakan, banjir di sejumlah titik di Ibukota berdampak pada penjualan listrik ke pelanggan. Ini dikarenakan ada sekitar 803 kilowatt per hour (KwH) yang tidak bisa dijual ke pelanggan.
(Baca juga: Banjir Bandang Terjang Malaka, Ratusan Rumah Warga Terendam Air Setinggi Paha )
"Kalau dirupiahkan sekitar Rp960 juta selama tiga hari. Dari pelanggan terdampak tadi. Itu bukan rugi ya, itu listriknya yang tidak terjual," ujarnya kepada Media, Minggu (28/2/2021).
Mengenai kerugiannya, Doddy mengaku belum melakukan perhitungan. Sebab, pihaknya masih fokus untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan. "Prinsipnya saat kejadian itu belum memikirkan kerugian, yang kami fokuskan pemulihan. Setelah selesai baru kita hitung-hitung," jelasnya.
Lihat Juga :