Geger Viral, Kepala Bea Cukai Jayapura Diduga Pukul Anak Buah
Selasa, 02 Maret 2021 - 08:02 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebuah video menampilkan seorang yang diduga Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan di Kota Jayapura, Papua melakukan kekerasan fisik kepada anak buah.Tindakan itu terekam dalam kamera pemantau (CCTV) dan viral di media sosial.
Video perlakuan kekerasan fisik itu diunggah oleh Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Misbakhun melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (1/3) malam.
Baca Juga: Sri Mulyani Teken Aturan Bebas Pajak Mobil Baru, Ini Isinya
Menanggapi ini, Direktur Kepabean Internasional dan Antar-lembaga Ditjen Bea Cukai Syarif Hidayat mengatakan perlu ditegaskan, bahwa Bea Cukai tidak mentolerir cara-cara yang tidak sesuai dengan aturan dan prosedur-prosedur kepegawaian meskipun untuk tujuan pembinaan pegawai baru dan senantiasa mengutamakan kepemimpinan yang berkualitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Keuangan khususnya kepemimpinan yang berintegritas dan profesional serta memperhatikan aspek keselamatan pegawai di Lingkungan DJBC.
"Bea Cukai sejak awal masalah ini muncul telah melakukan penanganan internal melalui," kata Syarif saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Video perlakuan kekerasan fisik itu diunggah oleh Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Misbakhun melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (1/3) malam.
Baca Juga: Sri Mulyani Teken Aturan Bebas Pajak Mobil Baru, Ini Isinya
Menanggapi ini, Direktur Kepabean Internasional dan Antar-lembaga Ditjen Bea Cukai Syarif Hidayat mengatakan perlu ditegaskan, bahwa Bea Cukai tidak mentolerir cara-cara yang tidak sesuai dengan aturan dan prosedur-prosedur kepegawaian meskipun untuk tujuan pembinaan pegawai baru dan senantiasa mengutamakan kepemimpinan yang berkualitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Keuangan khususnya kepemimpinan yang berintegritas dan profesional serta memperhatikan aspek keselamatan pegawai di Lingkungan DJBC.
"Bea Cukai sejak awal masalah ini muncul telah melakukan penanganan internal melalui," kata Syarif saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Lihat Juga :