Anak Buah Diduga Terseret Miliaran Kasus Suap Pajak, Sri Mulyani: Pengkhianat!

Rabu, 03 Maret 2021 - 14:05 WIB
loading...
Anak Buah Diduga Terseret...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyayangkan masih ada karyawan Kementerian Keuangan yang terlibat korupsi. Hal itu menanggapi terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah melakukan penyidikan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa suap terkait pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Baginya, adanya kasus suap di lingkungan Kementerian Keuangan dinilai sebagai penghianatan.

"Jelas ini pengkhianatan dan telah melukai perasaan baik di direktorat jendral pajak maupun seluruh jajaran Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia", kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Gayus Jilid II Guncang Ditjen Pajak, Sri Mulyani: Sudah Mengundurkan Diri

Dia pun memastikan Kementerian Keuangan berpegang prinsil integritas dan profesional. Kalau dugaan itu terbukti itu sudah pengkhianatan di Lingkungan Kementerian Keuangan. "Bagi upaya Direktorat Jendral Pajak di Kementerian Keuangan yang tengah terus berfokus pengumpulaan penerimaan negara. Penerimaan pajak adalah tulang punggung penerimaan negara," jelasnya.

Baca Juga: Terungkap! Ini Dia Para PNS Pegawai Pajak yang Terseret Kasus Suap

Dia pun mengapresiasi , menghargai dan mendukung sepenuhnya langkah KPK yang juga disertai kepatahuan internal di Kementerian Keuangan yang telah bekerjasama untuk menidaklanjuti pengaduaan masyarakat atas dugaan suap. "Kementerian Keuangan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK yang menutusakan dugaan suap oleh pegawai direktorat jendral pajak," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Purbaya Lantik Pejabat...
Purbaya Lantik Pejabat Baru Ditjen Pajak, Respons Investigasi Kebocoran Restitusi
3.185 Rekening Nasabah...
3.185 Rekening Nasabah Penunggak Pajak Diblokir Serentak, Ini Lokasinya
DJP Bikin Kisruh, Purbaya...
DJP Bikin Kisruh, Purbaya Pastikan Tak Ada Pemeriksaan Peserta Tax Amnesty Jilid II
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Rekomendasi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
TikTok Diduga Gagal...
TikTok Diduga Gagal untuk Melindungi Privasi Anak-anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved